Portal Jatim

Hikmah Ramadhan, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Perkuat Integritas dan Kinerja Pelayanan Publik

Redaksi
×

Hikmah Ramadhan, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Perkuat Integritas dan Kinerja Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

PASURUAN – Datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pengabdian bagi jajaran legislatif di Kabupaten Pasuruan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa ibadah puasa tidak boleh mengurangi semangat kerja para wakil rakyat dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Menurutnya, Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan ampunan yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan. Ini adalah bulan penuh berkah dan pengampunan. Mari kita tingkatkan kualitas ibadah agar menjadi lebih baik,” ujar Samsul, Kamis (19/2).

Ia menekankan, nilai-nilai yang diajarkan dalam puasa, seperti pengendalian diri dan menjaga integritas, harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota legislatif.

Bagi Samsul, Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga saat yang tepat untuk memperbaiki kinerja, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Puasa Ramadhan mengajarkan pengendalian diri dan menjaga integritas. Nilai-nilai ini harus kita implementasikan dalam fungsi kontrol, pembentukan Perda, hingga persetujuan anggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya bekerja secara optimal dan transparan. Setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah, kata dia, harus benar-benar berpihak kepada masyarakat serta berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan yang efektif serta penggunaan anggaran yang tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat.

Menutup pernyataannya, Samsul mengajak seluruh anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, serta elemen masyarakat menjadikan Ramadhan 2026 sebagai titik tolak penguatan pengabdian.

“Semoga di bulan suci ini setiap langkah pengabdian bernilai ibadah, setiap kebijakan membawa kemaslahatan, dan setiap kerja keras menjadi bagian dari ikhtiar membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Baca Juga:
Sentuhan Humanis Polwan Polresta Sidoarjo Jaga Kondusivitas Car Free Day