Portal Jatim

Polisi Tangkap Kawanan Pembobolan Sekolah di Ponorogo, Pelaku Gasak Uang Ratusan Juta

×

Polisi Tangkap Kawanan Pembobolan Sekolah di Ponorogo, Pelaku Gasak Uang Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini
Waka Polres Ponorogo, Kompol Try Widyanto Fauzal

PONOROGO – Aparat kepolisian dari unit Satreskrim Polres Ponorogo berhasil meringkus komplotan spesialis pencurian di sejumlah sekolah.

“Dalam penangkapan ini, kita bekerjasama dan berkoordinasi dengan Polres Madiun. Ada tiga pelaku yang diamankan yakni berinisial END, UM dan BD,” ujar Waka Polres Ponorogo, Kompol Try Widyanto Fauzal, Jum’at (27/2/2026).

Dirinya menambahkan, para pelaku berasal dari Kabupaten yang berbeda di Jawa Timur. Mereka merupakan kawanan spesialis pembobolan lembaga pendidikan di wilayah Ponorogo dan Madiun.

“Para pelaku diringkus di sebuah kos-kos’an yang berada di wilayah Madiun. Ditangkap pada hari Rabu kemarin,” imbuhnya.

Saat ini, para pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif. Dua pelaku diproses oleh Satreskrim Polres Ponorogo, sementara satu lainnya diproses di Polres Madiun.

“Kita masih mendalami kasus ini, termasuk apakah ada kemungkinan jaringan lain atau penadah yang terlibat atas tindak kriminalitas ini,” jlentrehnya.

Senada diungkapkan Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali mengatakan, dalam catatan kepolisian, komplotan ini dikenal cukup licin dan tidak ragu menyasar brankas sekolah dengan nilai kerugian yang cukup fantastis.

“Pelaku disergap saat setelah melakukan pembobolan sekolah di wilayah Madiun. Maka dari itu, kita berkoordinasi dengan Polres Madiun untuk membekuk para pelaku,” urainya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

“Pelaku yang diamankan di Ponorogo saat ini sedang diperiksa agar perkara ini terang benderang. Termasuk kita mendalami motif dan aliran barang bukti (BB),” ungkapnya.

Berikut rentetan aksi yang dilakukan komplotan para (pelaku) pembobol sejumlah sekolah di Ponorogo:

– SMPN 1 Pulung (15 Desember 2025): Aksi terbesar mereka, di mana pelaku berhasil membobol brankas di ruang Kepala Sekolah dan menggasak uang tunai sebesar Rp 180 juta.

Baca Juga:
Curi Sepeda Motor di Ponorogo, 'Manten Anyar' Diringkus Polisi

– SDN 2 Maguwan Sambit (30 Januari 2025/2026): Pelaku membawa kabur 3 unit laptop (inventaris sekolah dan pribadi) serta uang tunai Rp 1 juta.

– SMPN 1 Badegan (4 Februari 2026): Brankas sekolah kembali dibobol dengan kerugian mencapai Rp 5,7 juta.

– SDN 2 Gundik Slahung (12 Februari 2026): Meski sempat mengacak-acak ruangan, pelaku hanya berhasil membawa uang sebesar Rp 20 ribu.

– SMKN 2 Ponorogo (14 Februari 2026): Aksi terakhir di Ponorogo sebelum tertangkap, menyasar sejumlah ruangan dengan total kerugian mencapai Rp 66 juta. (*)