Pendidikan

Mengenal Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar dan Perkiraan Waktunya pada Ramadan 2026

Redaksi
×

Mengenal Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar dan Perkiraan Waktunya pada Ramadan 2026

Sebarkan artikel ini

PORTAL INDONESIA — Umat Islam di berbagai belahan dunia meyakini adanya satu malam yang sangat istimewa dalam bulan Lailatul Qadar. Malam ini dikenal sebagai malam penuh kemuliaan karena nilainya disebut lebih baik dari seribu bulan.

Keyakinan tersebut bersumber dari ajaran dalam Al-Qur’an dan berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah selama sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, karena waktu pasti datangnya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti.

Meski demikian, sejumlah hadis dan penjelasan ulama menyebutkan beberapa tanda yang diyakini muncul ketika malam tersebut tiba.

1. Suasana malam terasa tenang dan damai

Salah satu tanda yang sering disebutkan adalah kondisi malam yang terasa sangat tenang. Udara tidak terlalu panas maupun terlalu dingin, sehingga suasana terasa nyaman bagi orang yang beribadah.

Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh ketenangan dan kesejukan.

2. Langit tampak cerah

Beberapa ulama juga menyebutkan bahwa pada malam tersebut langit terlihat lebih bersih dan cerah dibandingkan malam biasanya. Awan tidak terlalu banyak, sehingga suasana malam terasa lebih terang.

Meskipun demikian, kondisi ini tidak selalu sama di setiap wilayah karena faktor cuaca dan lingkungan.

3. Matahari terbit dengan cahaya lembut

Tanda lain yang sering disebut dalam hadis adalah kondisi matahari pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar. Matahari dikatakan terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan.

Dalam riwayat yang disampaikan oleh Ubay bin Ka’ab RA, disebutkan bahwa matahari pada pagi hari setelah Lailatul Qadar terbit tanpa sinar yang menyengat, seolah-olah seperti nampan.

Baca Juga:
Polresta Sidoarjo Bagikan 200 Paket Takjil untuk Pemudik di Terminal Purabaya

4. Cuaca tidak ekstrem

Pada malam tersebut juga diyakini tidak terjadi cuaca ekstrem. Angin bertiup dengan lembut dan tidak disertai badai atau hujan deras.

Kondisi yang tenang ini dipercaya membantu umat Muslim menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.

5. Hati terasa lebih damai

Selain tanda-tanda alam, sebagian ulama menjelaskan bahwa Lailatul Qadar juga dapat dirasakan melalui ketenangan batin. Banyak orang merasakan kedamaian yang lebih dalam ketika beribadah pada malam tersebut.

Perasaan tersebut membuat doa, dzikir, dan ibadah terasa lebih khusyuk.

6. Terkadang hadir melalui mimpi

Dalam beberapa riwayat, tanda Lailatul Qadar juga bisa hadir melalui mimpi. Sahabat Nabi, Ibnu Umar RA, pernah menceritakan bahwa sejumlah sahabat diperlihatkan tanda malam tersebut melalui mimpi.

Rasulullah SAW kemudian menyampaikan bahwa mimpi tersebut berkaitan dengan tujuh malam terakhir Ramadan.

Perkiraan Malam Lailatul Qadar 2026

Rasulullah SAW memberikan petunjuk bahwa malam Lailatul Qadar biasanya terjadi pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Berdasarkan penetapan awal Ramadan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, kemungkinan malam tersebut pada tahun 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal berikut:

  • 21 Ramadan 1447 H – Rabu, 11 Maret 2026

  • 23 Ramadan 1447 H – Jumat, 13 Maret 2026

  • 25 Ramadan 1447 H – Minggu, 15 Maret 2026

  • 27 Ramadan 1447 H – Selasa, 17 Maret 2026

  • 29 Ramadan 1447 H – Kamis, 19 Maret 2026

Karena waktu pastinya dirahasiakan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, serta amal kebaikan pada sepuluh malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan malam penuh kemuliaan tersebut.