Portal Jatim

Cek Jagung Siap Panen di Balongbendo, Polisi Dukung Target Swasembada Pangan 2026

Redaksi
×

Cek Jagung Siap Panen di Balongbendo, Polisi Dukung Target Swasembada Pangan 2026

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus target swasembada pangan tahun 2026 terus digencarkan di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Balongbendo, Polresta Sidoarjo, dengan turun langsung meninjau lahan jagung yang siap panen di wilayah Kecamatan Balongbendo.

Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada Minggu (29/3/2026) di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Gewokepang, Desa Wonokupang. Lahan tersebut menjadi salah satu titik pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Sidoarjo.

Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan ini, mulai dari perangkat desa, Ketua Poktan Gewokepang Mukadi, pengurus kelompok tani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Balongbendo, hingga anggota Polsek Balongbendo.

Di lokasi, Kapolsek bersama para petani melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung jenis perkasa hibrida yang telah memasuki usia sekitar 110 hari. Tanaman tersebut direncanakan akan dipanen pada awal April 2026.

Selain memastikan kesiapan tanaman, kegiatan ini juga diisi dengan koordinasi terkait proses panen. Berdasarkan perencanaan, panen akan berlangsung mulai akhir Maret hingga awal April 2026. Hasil panen nantinya akan diproses menggunakan mesin perontok sebelum diserap oleh Bulog Sidoarjo.

Ketua Poktan Gewokepang, Mukadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pihak kepolisian dalam program ketahanan pangan di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada upaya Polisi cinta petani, mulai dari pemberian benih jagung hingga pupuk. Program ini sangat membantu kami dalam memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kelompok tani yang dipimpinnya siap terus bersinergi dengan Polsek Balongbendo guna mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan.

Sementara itu, Kapolsek Balongbendo, Sugeng Sulistiyono, menjelaskan bahwa lahan seluas kurang lebih 2.500 meter persegi milik Mukadi tersebut menjadi contoh optimalisasi lahan produktif di wilayahnya.

Baca Juga:
Puslitbang Polri Teliti Almatsus Dalmas dan Ketahanan Pangan di Polresta Sidoarjo

“Lahan ini akan dipanen pada awal April 2026. Ke depan, kami akan terus mengupayakan pemanfaatan lahan kosong agar dapat ditanami jagung, sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan sesuai arahan Kapolresta Sidoarjo, Christian Tobing,” jelasnya.

Dengan langkah ini, sinergi antara aparat kepolisian dan petani diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas pertanian di Kabupaten Sidoarjo.