PASURUAN – Jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pasuruan, Jawa Timur menyelenggarakan acara Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI yang berlangsung di Ascent Premiere Hotel Pasuruan pada Senin, (29/3) malam.
Diketahui, bahwa Muscab itu sendiri dilakukan tidak lain bertujuan untuk merestrukturisasi kepengurusan, menetapkan arah kebijakan, serta memperkuat strategi pemenangan pada pemilu di masa mendatang.
Dalam pergantian kepengurusan yang baru, dimana pihak DPC PKB Kota Pasuruan melalui gelaran sidang pleno 1 hingga 4 telah mengantongi atau menerima sebanyak 6 calon kader terbaik sebagai Ketua Dewan Tanfidz atau Ketua DPC PKB Kota Pasuruan masa bhakti periode 2026-2031.
Dari ke-6 calon tersebut, 4 diantaranya merupakan hasil pemetaan dari DPW PKB Jatim yaitu Ismail Marzuki Hasan, Mokhamad Nawawi, Abdullah Junaedi, Bahrudien Akbar Wahyudi. Sementara yang dua calon lagi seperti Sartono dan Muhammad Yasin, merupakan usulan dari beberapa DPAC PKB Kota Pasuruan.
Selanjutnya, para bakal calon yang ada tersebut akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan sebelum ditetapkan sebagai pimpinan definitif DPC PKB Kota Pasuruan dalam masa Bhakti periode 2026-2031 mendatang.
Adapun untuk peserta Muscab itu sendiri diikuti oleh pengurus partai yang terdiri dari anggota DPC, ketua divisi, ketua lembaga di tingkat cabang hingga pimpinan dan anggota fraksi PKB DPRD Kota Pasuruan.
Turut hadir dan memeriahkan acara Muscab, diantaranya seluruh kader hingga tingkat ranting, beberapa tokoh penting PKB mulai dari DPP hingga DPW PKB Jatim, kemudian para ketua partai politik, termasuk Walikota Pasuruan juga hadir dalam acara.
Dalam kesempatan itu, Rifqy Abdul Halim selaku Pimpinan Sidang Pleno menyampaikan bahwa seluruh nama nama calon yang ikut diusulkan dalam bursa itu nantinya akan diserahkan ke DPW dan DPP untuk selanjutnya mengikuti sejumlah tahapan mulai dari uji kelayakan dan kepatutan hingga tes wawancara.
“Dari nama nama yang muncul baik dari hasil pemetaan maupun usulan dari DPAC ini, selanjutnya akan diserahkan ke DPP melalui DPW. Nantinya masing masing calon akan diseleksi, bahkan diminta untuk menyampaikan visi misi serta rencana kepemimpinan dalam lima tahun kedepan,” ujarnya.
Kemudian dari hasil akhir nantinya, para calon tersebut akan diambil sebagai Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) untuk DPC PKB Kota Pasuruan. Setelah itu baru dilakukan pengukuhan untuk pengurus lengkap khususnya di struktural PKB Kota Pasuruan itu sendiri.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB, Faisol Riza yang ikut hadir dalam acara itu juga mengajak kepada seluruh jajaran pengurus dan juga kader terutama PKB Kota Pasuruan agar semakin lebih dekat dan selalu hadir di tengah tengah masyarakat khususnya didalam setiap persoalan yang ada.
“Saya perlu mengingatkan tentang sikap setiap kader, karena sikap adalah cerminan partai, dan karena sikap kader adalah etalase partai. Maka dari itu kader PKB harus menjaga diri baik dalam ucapan, perilaku maupun dalam penggunaan jabatan,” ucapnya.
Disamping itu, ia juga menjelaskan bahwa seorang pemimpin itu bukanlah dia yang paling keras, tapi dia yang paling jelas dalam mengambil arah kebijakan dan tanggung jawabnya.
Selanjutnya juga dijelaskan, bahwa ada empat arah politik yang harus diketahui dan menjadi panutan oleh setiap kader, diantaranya meliputi politik keadilan, politik pelayanan, politik keteladanan, dan politik kepemimpinan.
Selain itu, ada tiga hal yang menurut Faisol harus diemban sebagai kader politik, yang pertama adalah perjuangan ditengah tengah masyarakat, lalu yang kedua adalah kerja organisasi, dan ketiga adalah kerja opini publik. Bahkan ada pesan yang paling penting dari ketua umum PKB, Muhaimin Iskandar adalah kaderisasi.
“Pesan yang paling penting dari ketua umum adalah kaderisasi, karena itu adalah jantung ideologi sekaligus masa depan partai. Kita bukan hanya organisai politik, tapi adalah gerakan perjuangan dari semua nilai yang sudah ditanamkan dan disiapkan oleh pendiri PKB untuk kita laksanakan setiap hari sebagai kader PKB,” pungkasnya.
Dengan diselenggarakannya acara Muscab tersebut, diharapakan DPC PKB Kota Pasuruan kedepan semakin solid, lebih dekat dengan masyarakat dan berkembang hingga mencapai atau bisa mengulang masa kejayaan dalam memimpin Kota Pasuruan hingga lima periode atau 25 tahun lamanya. (Eko)











