Portal Jatim

Anggaran Plakat Rp75 Juta DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Sekretariat Bungkam

Redaksi
×

Anggaran Plakat Rp75 Juta DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Sekretariat Bungkam

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO – Alokasi anggaran pengadaan suvenir berupa plakat di Sekretariat DPRD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2026 menuai sorotan publik. Nilainya yang mencapai Rp75.222.000 untuk 108 unit dinilai perlu penjelasan terbuka dari pihak terkait.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Probolinggo, Samiran, S.H. Ia menilai transparansi menjadi hal penting agar tidak memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Berdasarkan data rencana pengadaan dengan kode paket 62865241, estimasi harga per unit plakat berada di kisaran Rp696.000. Menurut Samiran, angka tersebut perlu dijelaskan secara rinci, khususnya terkait spesifikasi dan kualitas barang yang diadakan.

“Kami tidak dalam posisi menyimpulkan, tetapi angka ini perlu dijelaskan secara transparan. Publik berhak mengetahui spesifikasi barang dan dasar penetapan harganya,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia menegaskan bahwa proses pengadaan barang dan jasa pemerintah harus mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Dalam aturan tersebut, pengadaan diwajibkan memenuhi prinsip efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.

“Penggunaan sistem e-purchasing memang mempermudah, tetapi tetap harus mempertimbangkan kewajaran harga dan manfaat barang,” jelasnya.

Lebih lanjut, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Probolinggo menyatakan akan terus memantau realisasi pengadaan tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial masyarakat.

“Kami mendorong adanya penjelasan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra, saat dikonfirmasi menyarankan agar klarifikasi dilakukan langsung kepada Sekretariat DPRD.

“Konfirmasinya ke sekwan ya mas, kalau detail saya tidak paham,” ujarnya singkat melalui sambungan WhatsApp.

Hingga berita ini ditulis, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Probolinggo belum memberikan keterangan resmi terkait spesifikasi, dasar perhitungan harga, maupun urgensi pengadaan plakat tersebut.

Baca Juga:
Aksi Gendam Lansia di Pamekasan Terbongkar, Pelaku Dibekuk Usai Sempat Buron