Portal Jateng

Kunjungan Tim Wasev Jadi Evaluasi Percepatan TMMD di Desa Krangean

Portal Indonesia
×

Kunjungan Tim Wasev Jadi Evaluasi Percepatan TMMD di Desa Krangean

Sebarkan artikel ini

 

PURBALINGGA  – Kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi percepatan pembangunan sejumlah sasaran fisik program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria mengatakan, progres pengerjaan sejumlah sasaran fisik TMMD saat ini terus dipacu agar selesai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas pembangunan.

“Beberapa sasaran sudah hampir 100 persen. Dalam satu minggu ke depan kami optimistis seluruh pekerjaan bisa dituntaskan,” kata Aries saat mendampingi tim Wasev, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, salah satu pekerjaan yang segera dilaksanakan yakni pengaspalan jalan desa yang menjadi bagian penting dari sasaran fisik TMMD di Desa Krangean.

Ia menargetkan proses pengaspalan dapat diselesaikan dalam lima hari ke depan sehingga seluruh target pembangunan rampung sebelum penutupan TMMD.

“Insyaallah pengaspalan akan mulai dilaksanakan dan ditargetkan selesai dalam lima hari ke depan. Harapannya sesuai arahan tim Wasev, H-2 seluruh sasaran sudah mencapai 100 persen,” ujarnya.

Selain pembangunan dalam program TMMD, Aries juga menyinggung pembangunan Jembatan Aramco atau Jembatan Garuda yang merupakan program berkelanjutan pemerintah pusat.

Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Kertanegara, termasuk akses antara Desa Krangean dan Desa Ponjen.

Menurut Aries, keberadaan jembatan itu diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan pendidikan maupun perekonomian warga.

“Harapannya akses masyarakat semakin mudah, baik untuk anak sekolah maupun kegiatan ekonomi sehingga dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga,” katanya.

Secara keseluruhan, progres pembangunan TMMD di Desa Krangean disebut telah mencapai sekitar 80 persen.

Aries menjelaskan, pekerjaan dengan progres lebih rendah saat ini merupakan pekerjaan ringan yang diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
“Kami menerapkan skala prioritas dengan mendahulukan pekerjaan besar terlebih dahulu. Jadi meskipun persentasenya masih lebih rendah, pekerjaan ringan bisa diselesaikan lebih cepat,” ucapnya.

Baca Juga:
Modus Pembeli, Pelaku Gasak 3 Ponsel Milik Penjual Es di Banyuasin Separe

Ia menambahkan, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) saat ini tinggal memasuki tahap akhir berupa pemasangan keramik. “Alhamdulillah saat ini tinggal pemasangan keramik,” pungkasnya. (*)