Portal Jatim

Lapas Kelas IIA Sidoarjo Gelar Sidang TPP, Bahas Hak Integrasi 100 Warga Binaan

Redaksi
×

Lapas Kelas IIA Sidoarjo Gelar Sidang TPP, Bahas Hak Integrasi 100 Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari proses pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan, Jumat (2/10/2026).

Sidang tersebut diikuti 100 warga binaan. Sejumlah usulan terkait pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan menjadi bahan pembahasan dalam forum tersebut.

Sidang TPP menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan tindak lanjut pembinaan warga binaan. Setiap usulan dikaji berdasarkan data, hasil pengamatan, rekam jejak selama mengikuti pembinaan, serta persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Dalam sidang kali ini, materi yang dibahas antara lain hak integrasi warga binaan, usulan penempatan sebagai Tamping (Tahanan Pendamping), serta pembahasan warga binaan yang berkaitan dengan Register F.

Seluruh materi tersebut dibahas untuk menilai perkembangan, perilaku, dan kelayakan warga binaan sebelum tim memberikan rekomendasi.

Sidang turut dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya.

Kehadiran sejumlah pihak tersebut memperkuat koordinasi dalam proses pembinaan sekaligus memastikan setiap pembahasan dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur.

Dalam sidang, Tim Pengamat Pemasyarakatan mencermati kondisi dan perkembangan masing-masing warga binaan yang masuk dalam usulan. Keikutsertaan dalam program pembinaan, perilaku selama menjalani masa pidana, perkembangan pribadi, serta pemenuhan persyaratan menjadi bahan pertimbangan sebelum rekomendasi ditetapkan.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, mengatakan Sidang TPP merupakan bagian dari upaya memastikan pembinaan berjalan terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Setiap usulan yang dibahas dalam Sidang TPP harus didasarkan pada hasil pengamatan, data, serta ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, rekomendasi yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan dan tetap mengedepankan prinsip objektivitas dalam pelaksanaan pembinaan,” ujar Disri.

Baca Juga:
Apel Siaga Lapas Sidoarjo, Tegaskan Komitmen Zero HALINAR dan Perang terhadap Narkoba

Menurutnya, pelaksanaan Sidang TPP secara berkala menjadi bagian dari upaya Lapas Sidoarjo menjaga proses pembinaan agar berjalan terukur dan berkelanjutan.

Sinergi dengan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dan Bapas Kelas I Surabaya juga terus diperkuat untuk mendukung pembinaan hingga proses reintegrasi sosial warga binaan.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Lapas Kelas IIA Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel serta mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali berperan positif di tengah masyarakat.