Portal Jatim

Curanmor di Besuki Digagalkan, Pelaku Kabur ke Hutan Usai Dikejar Warga dan Polisi

Redaksi
×

Curanmor di Besuki Digagalkan, Pelaku Kabur ke Hutan Usai Dikejar Warga dan Polisi

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO — Upaya pencurian sepeda motor di Desa Widoropayung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, berhasil digagalkan berkat respons cepat warga bersama aparat kepolisian, Selasa (21/4/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut dialami Kasnadi (40), warga Kampung Krajan. Sepeda motor Honda Beat Street warna hitam bernomor polisi P-3271-JF miliknya nyaris hilang saat diparkir di halaman rumah sekitar pukul 02.30 WIB.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc. melalui Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penggagalan ini berawal dari patroli rutin Tim Resmob Barat Satreskrim dalam kegiatan Kring Serse di sejumlah titik rawan kejahatan.

Di tengah patroli, petugas menerima laporan warga terkait aksi pencurian yang baru saja terjadi. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan cepat.

“Tim segera bergerak ke lokasi. Bersama korban dan warga, dilakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke arah barat menuju wilayah Probolinggo,” ujar AKP Agung.

Kejar-kejaran berlangsung di tengah suasana malam. Saat memasuki kawasan Jalan Raya Paiton, pelaku diduga mulai panik karena terus dibuntuti. Dalam kondisi terdesak, pelaku akhirnya meninggalkan sepeda motor hasil curian di pinggir jalan sebelum melarikan diri ke area hutan.

Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan kendaraan milik korban. Selain itu, sejumlah barang yang diduga digunakan pelaku turut disita sebagai barang bukti.

Di antaranya satu set kunci T yang biasa dipakai untuk merusak kontak kendaraan, sebuah jaket hitam, serta dua lembar sarung berwarna gelap yang ditinggalkan pelaku saat kabur.

“Barang bukti beserta kendaraan korban sudah kami amankan di Polsek Besuki. Saat ini anggota masih melakukan pengejaran dan penyelidikan untuk menangkap pelaku,” tegasnya.

Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di waktu rawan. Penggunaan kunci pengaman tambahan juga dianjurkan untuk meminimalisasi risiko pencurian.

Baca Juga:
Percobaan Pembunuhan di Sekardangan, Residivis Narkoba Ditangkap Polsek Sidoarjo Kota

Warga juga diminta segera melapor ke pihak kepolisian atau menghubungi Call Center 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.