Portal Jatim

Penjelasan Polisi Soal Ledakan Mercon Tewaskan 1 Remaja dan Hancurkan Rumah di Ponorogo

Andre Prisna P
×

Penjelasan Polisi Soal Ledakan Mercon Tewaskan 1 Remaja dan Hancurkan Rumah di Ponorogo

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian saat olah TKP dan mengamankan sejumlah BB

PONOROGO – Ledakan petasan (mercon) yang menewaskan satu orang remaja dan menghancurkan sebuah rumah di Jalan Boh Gede, Dukuh Cuet RT 02/02, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo, saat ini tengah didalami oleh pihak kepolisian.

Nampak dari pantauan, aparat kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Sebuah balon udara, dan sejumlah slongsong petasan rakitan berukuran jumbo diamakan petugas. Pun, petugas juga mengamankan sejumlah sumbu petasan yang belum dirakit.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali mengungkapkan, awalnya diketahui ada 2 orang korban dalam peristiwa ledakan mercon yang terjadi di dalam rumah tersebut. Korban yakni Rifai Kurnia Putra (16) pelajar kelas 3 SMP yang merupakan putra dari Minten (pemilik rumah) meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kemudian Ahmad Fatoni (Toni) warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka bakar hingga 80%. Ternyata, ada korban lain yakni bernama Hindar Agusta warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka bakar 16%,” ujarnya, Minggu (1/3/2026) malam.

Sehingga total ada 3 korban dalam peristiwa ini. Adapun kronologisnya dari hasil olah TKP masih dilakukakan pendalaman lebih lanjut.

“Namun dugaan sementara, korban merakit atau meracik bahan peledak untuk dijadikan petasan (mercon) balon udara. Ya masih kita dalami dengan melibatkan tim Gegana Polda Jatim untuk memastikan jenis bahan peledak tersebut. Apakah benar-benar mesiu atau bahan (petasan) lain,” imbuhnya.

Pihaknya sudah menghimbau kepada masyarakat agar tak membuat petasan disertai balon udara yang diyakini sebagian sebagai tradisi Ponorogo saat bulan puasa ramadhan.

“Sudahlah, jangan membuat petasan, lagi pula tidak ada untungnya. Terbukti, dengan adanya kejadian sebelumnya dan saat ini ada korban yang meninggal dunia,” jlentrehnya.

Baca Juga:
Emak-Emak di Ponorogo Nyaris Dijambret, Uang Rp 60 Juta Terselamatkan

Diberitakan sebelumnya, terdengar sebuah ledakan petasan (mercon) berasal dari rumah milik Minten warga Dukuh Cuet RT 02/02, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo.

Tak hanya menelan korban jiwa, peristiwa ini membuat rumah milik Minten mengalami kerusakan yang cukup parah, pintu dan genteng rumah rusak serta roboh. (*)