YOGYAKARTA – Kebakaran melanda bangunan Rama Billiard & Cafe yang berada di Jalan Kolonel Sugiyono Nomor 1275, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Jumat (3/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun bangunan beserta sebagian besar fasilitas di dalamnya hangus terbakar.
Kapolsek Mergangsan AKP Anar Fuadi, S.H., M.IP., mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB oleh seorang karyawan bagian dapur berinisial SA. Saat hendak memulai aktivitas kerja dan menyalakan lampu di area dapur, saksi mendengar suara letupan dari dalam bangunan.
“Saat dilakukan pengecekan, api sudah muncul di area panggung (stage) dan dengan cepat merembet ke bagian bangunan lainnya,” ujar AKP Anar Fuadi.
Mengetahui adanya kebakaran, SA bersama seorang rekan kerjanya yang bertugas sebagai office boy berinisial RD sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan darurat yang tersedia. Namun, kobaran api yang semakin membesar disertai asap hitam pekat membuat keduanya memilih menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran serta Polsek Mergangsan.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Mergangsan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), membantu evakuasi barang, mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat di sekitar lokasi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.
Proses pemadaman dilakukan secara terpadu oleh petugas pemadam kebakaran gabungan dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul dengan mengerahkan total 12 unit mobil pemadam kebakaran.
Penanganan di lapangan juga didukung oleh Tim Rescue serta armada ambulans dari PMI, Puskesmas, RS Pratama, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dan Rumah Singgah Al Fath Tauhid yang disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Akibat peristiwa tersebut, bangunan Rama Billiard & Cafe mengalami kerusakan parah. Sejumlah fasilitas yang terbakar antara lain ruang resepsionis, area restoran, panggung beserta perlengkapan alat musik, 36 unit meja biliar, serta sejumlah ruangan di lantai atas maupun bawah.
Hingga kini, nilai total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak pengelola. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
AKP Anar Fuadi mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik.
“Kami mengimbau kepada pemilik usaha, perkantoran, maupun rumah tangga untuk rutin mengecek kelaikan instalasi kabel listrik di bangunan masing-masing guna mencegah korsleting. Pastikan pula peralatan elektronik yang tidak digunakan selalu dalam kondisi mati saat ditinggalkan.
Selain itu, penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tempat usaha dinilai sangat diperlukan sebagai langkah penanganan awal sebelum petugas pemadam tiba di lokasi,” pungkas AKP Anar Fuadi (bams)











