SITUBONDO — Aktivitas warga di Kampung Kesambi Rampak, Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, sempat diliputi kecemasan. Penyebabnya, dua sarang tawon berukuran besar ditemukan menempel di bagian atap rumah warga, memicu kekhawatiran akan potensi serangan berbahaya.
Kondisi tersebut segera dilaporkan kepada petugas setelah seorang warga bernama Sela menyadari ancaman yang bisa membahayakan penghuni rumah maupun lingkungan sekitar.
“Melihat adanya sarang tawon yang cukup besar di atap rumah, saya langsung berinisiatif melapor ke Tim Pemadam Kebakaran agar tidak jatuh korban,” ujar Sela.
Laporan itu diterima oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Situbondo sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu malam (22/3/2026). Tanpa menunda waktu, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu melakukan asesmen guna memastikan langkah evakuasi berjalan aman. Mengingat karakteristik tawon yang lebih tenang pada malam hari, proses penanganan dilakukan dengan strategi khusus dan penuh kehati-hatian.
Petugas dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sebelum memanjat area atap yang sulit dijangkau. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan risiko sengatan.
Ketua Regu Damkar Besuki, Haryono, menegaskan bahwa setiap tindakan di lapangan telah melalui perhitungan matang.
“Setelah menerima laporan, tim langsung menuju Desa Gunung Malang. Kami melakukan asesmen situasi dan proses evakuasi dengan sangat hati-hati untuk meminimalisir risiko bagi petugas maupun pemilik rumah,” jelasnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Dua sarang tawon yang menjadi sumber kekhawatiran warga berhasil diamankan tanpa hambatan berarti. Situasi di lingkungan setempat pun kembali kondusif.
Meski demikian, peristiwa ini memunculkan perhatian dari warga terkait kesiapan sarana dan perlindungan bagi petugas Damkar.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan apresiasi sekaligus harapan kepada pemerintah daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas keberanian dan kecepatan petugas Damkar. Tapi kami juga berharap kepada Bupati Situbondo agar lebih memperhatikan kondisi petugas serta peralatan yang digunakan. Perlu ada peningkatan alat yang lebih canggih agar keselamatan petugas semakin terjamin,” ujarnya.
Pihak Damkar sendiri mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sarang serangga berbahaya secara mandiri tanpa keahlian dan perlengkapan memadai. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan resmi Damkar Besuki di nomor 082350913113.











