Portal Jatim

Sempat Lost Contact, Dua Nelayan Situbondo Ditemukan Selamat di Perairan Sampang

Redaksi
×

Sempat Lost Contact, Dua Nelayan Situbondo Ditemukan Selamat di Perairan Sampang

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO — Kabar melegakan datang dari dua nelayan asal Kampung Demung, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Setelah sempat dilaporkan kehilangan kontak saat melaut di perairan Selat Madura, keduanya ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Sampang, Jumat (4/9/2026).

Kedua nelayan tersebut adalah Sukandar (47) dan Fendiyanto (35). Mereka ditemukan bersama perahu fiber bernama Putri Kirana yang mengalami mati mesin.

Mesin Rusak, Komunikasi Terputus

Sukandar dan Fendiyanto berangkat melaut pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB untuk mencari ikan. Saat berada di perairan Selat Madura, mesin perahu mengalami kerusakan sehingga keduanya tidak dapat kembali ke daratan.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Fendiyanto sempat menghubungi istrinya untuk menyampaikan bahwa perahu mereka mengalami kendala mesin. Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, komunikasi terputus dan keluarga tidak lagi dapat menghubungi keduanya.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Demung, Agung Prayugi. Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada Satpolairud Polres Situbondo untuk dilakukan pencarian dan koordinasi dengan sejumlah pihak.

Ditemukan Nelayan Sampang

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan Kasatpolairud Polres Sampang setelah mendapat informasi mengenai dua nelayan asal Desa Demung yang ditemukan dan ditolong warga Desa Tanjung, Kecamatan Nyamplong, Kabupaten Sampang.

“Hasil koordinasi tersebut membenarkan bahwa dua nelayan asal Situbondo memang telah ditemukan dalam kondisi selamat dan mendapatkan pertolongan dari nelayan setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata AKP Gede.

Keduanya kemudian dibawa ke rumah warga bernama Matsehri di Desa Tanjung, Kecamatan Nyamplong, untuk beristirahat.

Saat ini, mesin perahu Putri Kirana akan diperbaiki terlebih dahulu. Setelah siap, Sukandar dan Fendiyanto direncanakan kembali melalui jalur laut menuju Desa Demung, Situbondo, dengan didampingi kapal nelayan Nyamplong yang bekerja di wilayah Paiton.

Baca Juga:
Pawai Lampion Akbar Semarakkan 1 Muharram 1448 H, Desa Demung Bersinar dalam Nuansa Syiar Islam

AKP Gede mengimbau para nelayan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum berangkat melaut. Pemeriksaan meliputi kondisi lambung kapal, mesin, alat keselamatan, dan alat komunikasi.

“Sebelum melaut, lakukan pengecekan seluruh peralatan, baik lambung kapal, mesin, alat keselamatan maupun alat komunikasi. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar AKP Gede Sukarmadiyasa.