BANYUMAS, – Pemerintah Desa Karangjati, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, mulai memanfaatkan alat dan mesin pertanian modern berupa traktor perahu untuk mempercepat proses olah tanah dan tanam.
Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan pelatihan operator traktor perahu yang digelar oleh pemerintah desa bersama BUMDes Jati Lestari, Jumat (17/4). Pelatihan menghadirkan instruktur dari produsen alat guna memberikan pemahaman teknis kepada peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri penyuluh pertanian lapangan, unsur kecamatan, aparat kewilayahan, serta para petani setempat. Selain pelatihan, peserta juga menyaksikan demonstrasi penggunaan traktor perahu di lahan sawah.
Kepala Desa Karangjati, Agus Suprihanto, mengatakan pemanfaatan teknologi pertanian menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Dengan penggunaan traktor perahu, proses olah tanah dapat dilakukan lebih cepat sehingga masa tanam bisa dipercepat,” kata Agus.

Ia menjelaskan, traktor perahu merupakan aset desa yang pengadaannya bersumber dari Dana Desa dan dikelola melalui BUMDes. Pada tahap awal, alat tersebut digunakan untuk mengolah lahan bengkok desa sebelum nantinya dimanfaatkan oleh petani melalui layanan jasa.
Sementara itu, perwakilan produsen dari PT Inter Agro Indonesia, Intan, menyebutkan traktor perahu memiliki keunggulan dalam pengolahan lahan berlumpur.
Menurut dia, alat tersebut mampu mengolah lahan dengan waktu rata-rata 2,5 hingga 3 jam per hektare, tergantung kondisi lahan dan keterampilan operator. Selain itu, operator dapat bekerja lebih nyaman karena mengoperasikan alat dalam posisi duduk.
Pemanfaatan traktor perahu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta mendorong minat generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian. (Sgi)











