KARAWANG – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, turun langsung meninjau kebakaran Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (15/10/2026) dini hari.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan optimal, terutama terkait keselamatan pegawai dan masyarakat, pengamanan aset, serta penyelamatan dokumen pertanahan yang masih memungkinkan.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.10 WIB pada Rabu (14/10/2026). Api disebut berasal dari lantai dua gedung kantor. Sementara itu, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh kepolisian.
“Pertama-tama, kami sangat prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang. Saya datang langsung malam ini untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik. Prioritas pertama kami adalah keselamatan seluruh pegawai dan masyarakat, kemudian pengamanan aset serta dokumen pertanahan yang masih dapat diselamatkan,” ujar Ossy saat meninjau lokasi.
Ossy juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, Polres, Kodim, serta masyarakat dan pihak terkait yang turut membantu penanganan kebakaran.
Menurut dia, koordinasi lintas instansi diperlukan untuk mendukung proses pemadaman sekaligus mengungkap penyebab kejadian.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemda, Damkar, Polres dan Kodim serta pihak terkait lainnya dan masyarakat dalam membantu proses penanganan pemadaman. Kami tentu akan berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mengetahui penyebab kebakaran ini,” tuturnya.
Pemulihan Layanan Pertanahan
Di tengah penanganan kebakaran, Kementerian ATR/BPN memastikan keberlangsungan pelayanan pertanahan di Kabupaten Karawang menjadi perhatian utama. Pemerintah berkomitmen menjaga hak masyarakat atas tanah serta mengupayakan pemulihan layanan secepat mungkin.
Koordinasi akan terus dilakukan bersama Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, kepolisian, dan instansi terkait untuk menindaklanjuti dampak kebakaran.
Masyarakat diminta tetap tenang dan memantau perkembangan melalui kanal resmi Kementerian ATR/BPN. Informasi mengenai penanganan kebakaran maupun kelanjutan pelayanan akan disampaikan setelah terdapat keterangan yang terkonfirmasi.
Dengan demikian, selain memastikan keselamatan di lokasi, pemulihan pelayanan menjadi pekerjaan penting agar kepentingan masyarakat dalam urusan pertanahan tetap terlindungi.











