KOTA MALANG — Respons cepat aparat kepolisian bersama warga berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri yang terjadi di Jembatan Soekarno Hatta (Suhat), Kota Malang, Kamis (26/03/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi saat personel Pos Pengamanan (Pospam) Jembatan Universitas Brawijaya (UB) Polresta Malang Kota tengah melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar simpang tiga jembatan sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapospam UB, Iptu Tri Sulistyo, mengungkapkan bahwa pihaknya melihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan di sisi timur jembatan. Pria tersebut diketahui berinisial SF (26), warga Jalan Vinolia, Lowokwaru.
“Kondisinya saat itu terlihat emosional, mondar-mandir sambil menangis. Tak lama kemudian, yang bersangkutan berupaya melompat ke sungai,” jelas Iptu Tri.
Melihat situasi tersebut, petugas bersama sejumlah pengguna jalan yang melintas langsung bergerak cepat mendekati dan mengamankan pria tersebut sebelum aksi nekat itu terjadi.
Menurut Iptu Tri, langkah cepat ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga keselamatan jiwa.
“Bersama warga, kami segera mencegah tindakan tersebut agar tidak menimbulkan akibat yang lebih fatal,” ujarnya.
Setelah berhasil diamankan, SF kemudian dibawa ke Pos Pam UB untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Petugas, yakni Aiptu Yogi, Aipda Sukandar, dan Brigadir Obby, melakukan pendekatan secara humanis guna menenangkan kondisi psikologisnya.
Dalam proses tersebut, petugas mengajak korban berbincang santai hingga perlahan kondisinya kembali stabil.
Dari hasil komunikasi, diketahui bahwa SF mengalami tekanan emosional akibat persoalan pribadi dengan kekasih dan keluarganya.
“Kami memberikan motivasi dan mengingatkan agar tidak mengambil keputusan secara terburu-buru. Setiap masalah pasti ada jalan keluar tanpa harus mengorbankan diri sendiri,” tambah Iptu Tri.
Setelah kondisinya dinilai stabil, petugas kemudian mengantarkan SF kembali ke kediaman keluarganya di kawasan Sumbersari, Kota Malang.
Keberhasilan penyelamatan ini menjadi bukti sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keselamatan. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dalam memberikan pelayanan maksimal selama Operasi Ketupat Semeru 2026.
Iptu Tri menegaskan bahwa Pos Pengamanan tidak hanya berfungsi menjaga ketertiban, tetapi juga hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk mencari bantuan saat menghadapi persoalan. Selalu ada solusi tanpa harus mengorbankan nyawa,” pungkasnya.











