Portal Sumsel

Pengunjung DA Club 41 Diduga Dikeroyok Sekuriti dan Saudara Kandungnya, Satu Orang Tewas

Portal Indonesia
×

Pengunjung DA Club 41 Diduga Dikeroyok Sekuriti dan Saudara Kandungnya, Satu Orang Tewas

Sebarkan artikel ini

 

PALEMBANG – Insiden keributan berdarah terjadi di  tempat hiburan malam Diskotik DA 41 di Palembang pada Minggu (22/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan seorang pengunjung bernama Kevin dan sejumlah petugas keamanan (security).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula di dalam area diskotik, tepatnya di depan salah satu room dekat kasir. Situasi sempat memanas, namun berhasil diredam oleh petugas keamanan.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa pihak keamanan telah berupaya memisahkan pihak-pihak yang terlibat. “Keributan di dalam sempat dipisahkan. Kami bertugas mengamankan,” ujarnya.

Namun, situasi kembali memanas saat korban hendak meninggalkan lokasi. Di area depan hingga parkiran, Kevin disebut sempat dihentikan oleh salah satu pihak keamanan untuk dimintai keterangan.

Meski mengaku tidak memiliki masalah, Kevin diminta turun dari kendaraan. Tak lama setelah itu, diduga terjadi aksi kekerasan. Korban disebut ditendang hingga terjatuh dan mengalami serangan menggunakan senjata tajam.

Dalam kondisi terdesak, korban diduga melakukan perlawanan menggunakan pisau yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, Kevin mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Sementara itu, salah satu pihak keamanan bernama Polta mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain itu, dua orang lainnya, yakni Basir dan Feri, juga mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Aparat masih mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap kronologi pasti serta menentukan pihak yang bertanggung jawab.

Masyarakat diimbau menunggu hasil penyelidikan resmi untuk menghindari kesimpangsiuran informasi. (HS)

Baca Juga:
Balita dan Kakek di Cilacap Tewas Disengat Tawon Vespa