Portal Jateng

Jembatan Gantung Bantaragung Diresmikan, Akses Warga Pemalang Kembali Pulih

Portal Indonesia
×

Jembatan Gantung Bantaragung Diresmikan, Akses Warga Pemalang Kembali Pulih

Sebarkan artikel ini

 

PEMALANG  – Warga Desa Payung dan Desa Sokawati, Kabupaten Pemalang, kini kembali dapat beraktivitas dengan lebih lancar setelah Jembatan Gantung Bantaragung diresmikan pada Rabu (1/4/2026).

Peresmian dilakukan oleh Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., didampingi Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han., serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang.

Kehadiran jembatan ini menjadi simbol sinergi antara TNI, pemerintah, dan pihak terkait dalam mempercepat pemulihan akses wilayah terdampak bencana.

Jembatan gantung ini memiliki bentang utama sepanjang 67 meter, ditambah jembatan penghubung sepanjang 95 meter, sehingga total panjangnya mencapai 162 meter dengan lebar 1,2 meter. Infrastruktur ini menghubungkan Desa Payung, Kecamatan Godean, dengan Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading.

Pembangunan jembatan merupakan hasil kerja sama Kodam IV/Diponegoro dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah dan DIY.

Pangdam IV/Diponegoro menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah yang mendapat perhatian langsung Presiden.

“TNI senantiasa siap membantu dan berkolaborasi dengan instansi terkait untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Usai peresmian, digelar doa bersama dan pembagian bingkisan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian. Dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas warga diharapkan semakin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan hubungan sosial antarwarga kedua desa semakin erat.

Jembatan Gantung Bantaragung kini tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga simbol pemulihan dan harapan baru bagi masyarakat Pemalang. (*)

Baca Juga:
Safari Ramadan Pangdam IV/Diponegoro Pererat Silaturahmi Bersama Prajurit Korem 071/Wijayakusuma