Portal Jatim

Kecolongan! Ulat Ditemukan dalam Sajian MBG, Petugas Akui Kurang Teliti

Redaksi
×

Kecolongan! Ulat Ditemukan dalam Sajian MBG, Petugas Akui Kurang Teliti

Sebarkan artikel ini
Temuan ulat pada sayur kacang panjang dalam menu MBG di Dusun Pendil, Probolinggo, yang viral di media sosial.

PROBOLINGGO – Sebuah video yang beredar luas di grup WhatsApp memicu perhatian publik setelah memperlihatkan temuan ulat dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Dusun Pendil, Desa Opo-Opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.

Seorang warga setempat membenarkan kejadian itu saat dikonfirmasi pada Rabu, 15 April 2026. Ia menjelaskan, ulat dalam kondisi mati ditemukan pada sayur kacang panjang di salah satu wadah makanan.

“Memang benar ditemukan ulat mati di sayur kacang panjang pada salah satu porsi MBG. Namun, makanan itu belum sempat dikonsumsi siswa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menduga insiden tersebut terjadi akibat kurangnya ketelitian petugas saat proses penyiapan bahan makanan. Menurutnya, tingginya jumlah distribusi menu dari SPPG Opo-Opo berpotensi membuat petugas kelelahan hingga terjadi kelengahan.

“Porsi yang disiapkan cukup banyak. Bisa jadi petugas di bagian persiapan kurang fokus karena kelelahan,” tambahnya.

Meski hanya ditemukan pada satu porsi dan tidak sampai dikonsumsi, kejadian ini tetap menjadi perhatian serius. Seorang kader berinisial S menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh agar tidak terulang.

“Ini harus jadi catatan penting untuk perbaikan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media, salah satu staf SPPG Opo-Opo, Lutfi, mengakui adanya kekurangan dalam pengawasan. Ia menyatakan bahwa pihaknya kurang teliti dalam proses persiapan bahan makanan.

“Kami akui ada kelalaian dan kurangnya ketelitian dari pihak kami,” ujarnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, distribusi makanan terkait langsung dihentikan. Pihak media pun mendorong adanya evaluasi total terhadap sistem pengawasan kualitas serta standar higienitas dalam pelaksanaan program MBG, guna memastikan keamanan konsumsi bagi para siswa.

Baca Juga:
Viral! Menu MBG di Paiton Diduga Berulat, Warga Kecewa Kualitas Makanan Balita dan Ibu Hamil