SIDOARJO – Semangat berbagi di bulan Muharam kembali diwujudkan Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Kholiqi Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkoba melalui kegiatan santunan bagi anak yatim piatu yang digelar di Jalan Brigjen Katamso, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (2/7/2026).
Sebanyak 15 anak yatim piatu menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, 105 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) turut mengikuti rangkaian acara yang dipadukan dengan pembinaan keagamaan serta penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Acara dihadiri pimpinan dan direktur YPP Al Kholiqi, tokoh agama, tokoh masyarakat, para santri TPQ, serta perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo.
Mewakili Kepala BNNK Sidoarjo, Wakil Kasi Humas Hermansyah mengapresiasi konsistensi YPP Al Kholiqi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga berperan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi kepada masyarakat.
“Hari ini kami menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu yang diprakarsai langsung oleh pimpinan yayasan, H. Abdul Kholiq. Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang sangat mulia ini. Menyantuni anak yatim merupakan amal ibadah yang luar biasa dan semoga menjadi syiar kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Hermansyah menilai kegiatan tersebut memiliki nilai ganda, yakni memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun kesadaran generasi muda tentang bahaya narkoba sejak usia dini.
“Selain memberikan santunan, anak-anak juga dibekali pemahaman bahwa narkoba sangat berbahaya. Harapannya mereka tidak pernah mencoba, apalagi menjadi pengguna narkoba,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat memahami dampak buruk narkoba dan anak-anak memperoleh pembinaan yang positif.
“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa narkoba adalah ancaman serius. Anak-anak harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, produktif, dan bebas dari narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan YPP Al Kholiqi Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkoba, H. Abdul Kholiq, mengatakan santunan anak yatim telah menjadi agenda rutin setiap bulan Muharam sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Alhamdulillah, setiap tahun kami memberikan santunan kepada 15 anak yatim piatu. Kami juga mengundang 105 anak TPQ agar mendapatkan pembinaan keagamaan sekaligus edukasi tentang bahaya narkoba sejak dini,” ungkapnya.
Menurut Abdul Kholiq, yayasan yang sebelumnya bernama Baiturrahman dan berdiri sejak 1989 itu terus melanjutkan kiprah keluarga dalam bidang sosial, keagamaan, serta rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.
Ia menegaskan, YPP Al Kholiqi tidak hanya fokus memberikan layanan rehabilitasi sosial, tetapi juga berkomitmen melakukan edukasi pencegahan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan anak-anak.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Al Kholiqi tidak hanya melayani rehabilitasi pecandu narkoba, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan pencegahan. Anak-anak harus dibekali pemahaman sejak dini bahwa narkoba sangat berbahaya. Karena itu kami selalu mengingatkan, ‘Narkoba No, Sehat Yes’,” tegasnya.
Ke depan, Abdul Kholiq berharap kegiatan santunan ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Mudah-mudahan jumlah anak yatim yang menerima santunan terus bertambah dan cakupannya semakin luas, sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kegiatan ini,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, YPP Al Kholiqi menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba demi menciptakan generasi yang sehat, religius, dan berdaya saing.











