PROBOLINGGO – Peluang Reno Handoyo untuk memimpin KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 semakin terbuka lebar. Hingga penutupan tahapan pengembalian berkas pendaftaran dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab), Rabu (15/7/2026), Reno menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.
Panitia Musorkab memastikan seluruh dokumen administrasi yang diserahkan Reno telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan lengkap. Kondisi tersebut semakin memperkuat posisinya untuk melaju sebagai calon tunggal dalam pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo.
Wakil Ketua Panitia Musorkab KONI Kabupaten Probolinggo, Budi Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa Reno juga telah mengantongi dukungan mayoritas cabang olahraga (cabor). Dari total 44 cabor yang berada di bawah naungan KONI Kabupaten Probolinggo, sebanyak 31 cabor memberikan surat dukungan resmi.
“Hingga hari ini hanya ada satu bakal calon. Dengan dukungan luar biasa dari 31 cabor ini, insya Allah proses pemilihan berpeluang besar berlangsung secara aklamasi,” ujar Budi.
Menurutnya, kepengurusan KONI yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi antarcabang olahraga sekaligus meningkatkan prestasi atlet Kabupaten Probolinggo di berbagai ajang, baik tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, Reno Handoyo menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan mayoritas cabor. Ia menilai dukungan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Terima kasih atas dukungan dari cabor-cabor di Kabupaten Probolinggo. Ini amanah. Mari kita bersama-sama membawa KONI ke depan mencapai puncak prestasi dan membanggakan daerah,” kata Reno.
Dengan status sebagai satu-satunya bakal calon serta dukungan mayoritas mutlak dari cabang olahraga, agenda Musorkab mendatang diperkirakan akan berfokus pada proses pengesahan Reno Handoyo sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030.











