Portal Jatim

Meriah, Ribuan Warga Ikuti Kirab Tumpeng dan Genduri Akbar Bersih Desa Carat 2026

Andre Prisna P
×

Meriah, Ribuan Warga Ikuti Kirab Tumpeng dan Genduri Akbar Bersih Desa Carat 2026

Sebarkan artikel ini
Peringatan tasyakuran Desa Carat Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme masyarakat mewarnai puncak peringatan Bersih Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Ratusan warga mengikuti Kirab Tumpeng dan Genduri Akbar yang digelar pada Rabu (5/8/2026) malam.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini diikuti oleh Pemerintah Desa, lembaga kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, paguyuban, serta perwakilan warga dari seluruh RT di Desa Carat.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 19.00 WIB dengan berkumpulnya seluruh peserta di Balai Desa Carat. Tepat pukul 20.00 WIB, kirab tumpeng secara resmi diberangkatkan oleh Kepala Desa Carat, H. Mudjiono, menuju lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Arak-arakan berlangsung meriah. Iringan mobil pengawal dan sound system memimpin di depan, disusul jajaran perangkat desa, lembaga desa, ketua RT, organisasi masyarakat, hingga pelaku UMKM yang membawa tumpeng hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki.

Setibanya di lokasi KDMP sekitar pukul 21.00 WIB, acara dilanjutkan dengan Genduri Akbar yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Doa bersama dipanjatkan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian dilanjutkan dengan hiburan karawitan yang dibawakan oleh ibu-ibu Desa Carat.

Ketua Panitia Bersih Desa Carat 2026, Nur Cholis, mengatakan kirab tumpeng bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan antarwarga.

“Kirab tumpeng dan genduri ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang diberikan. Kami berharap kegiatan ini terus menjadi pemersatu masyarakat dan dapat dilestarikan oleh generasi muda sebagai warisan budaya Desa Carat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Carat, H. Mudjiono, menegaskan bahwa Bersih Desa merupakan komitmen pemerintah desa dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat gotong royong.

Baca Juga:
HPSN 2026 Kabupaten Ponorogo: Aksi Massal Bersih-Bersih Sampah

“Bersih desa bukan hanya melestarikan adat istiadat, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan meriah,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Camat Kauman. Ia menilai tradisi seperti kirab tumpeng dan genduri adalah kekayaan budaya yang harus dijaga di tengah perkembangan zaman.

“Selain mempererat persatuan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur kepada generasi muda. Semoga Desa Carat terus menjadi contoh desa yang mampu melestarikan budaya sekaligus membangun masyarakat yang harmonis,” tuturnya.

Penulis : Muh Nurcholis