BANYUMAS – Di balik ketegasan seragam hijau loreng yang dikenakannya, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I. menyimpan sebuah lembaran kisah yang tak biasa.
Sosok yang resmi memegang tongkat komando Komandan Kodim (Dandim) 0702/Purbalingga sejak awal tahun 2026 ini bukan lahir dari kemudahan, melainkan ditempa oleh kerasnya kehidupan.
Tumbuh besar di wilayah Dusun Tambangan, Desa/Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas sejak usia empat tahun, jalan Aries menuju dunia militer sempat menemui kerikil tajam.
Lulus dari SMAN 5 Purwokerto pada tahun 2002, usahanya menembus benteng Akademi Militer (Akmil) tidak langsung mulus. Ia harus menerima kenyataan tertunda selama satu tahun.
Namun, masa satu tahun itu tak dilewatinya dengan bertopang dagu. Justru di sanalah fondasi mentalitasnya diuji.
Menempa Diri di Terik Pagi dan Sunyi Malam
Demi mengisi waktu dan membantu ekonomi, Aries muda bekerja sebagai buruh bangunan dari pagi hingga sore hari. Tangannya terbiasa memegang kuas cat, mengetok material, hingga mengaduk semen.
Tak berhenti di situ, tepat pukul 17.00 WIB seusai menguras tenaga di proyek bangunan, ia berganti peran menjadi loper koran. Dengan mengayuh sepeda kayu, ia menyusuri sudut-sudut Patikraja mengantarkan berita ke rumah-rumah warga.
Di saat tubuhnya lelah usai bekerja seharian, malam hari menjadi arena pertempuran berikutnya. Aries memanfaatkan sisa tenaganya untuk belajar materi akademik dan latihan tes psikologi.
“Masa nganggur satu tahun itu banyak sekali hikmahnya. Saya pernah jadi buruh bangunan, buruh tukang, asisten tukang, ikut ngetok, ngecat sampai sore. Pulang jam lima, lanjut lagi jadi loper koran antar pesanan di daerah Patikraja. Malamnya baru belajar tes psikologi,” kenangnya kepada wartawan, Selasa (22//) di Alun-alun Banyumas
Memegang Teguh Urip Iku Urup
Perjuangan tanpa kenal lelah itu berbuah manis ketika ia diterima di Akademi Militer dan lulus pada tahun 2006 (Abituren Puntadewa).
Sebagai anak laki-laki tunggal dari empat bersaudara—putra seorang prajurit TNI AL berpangkat Kopral Satu (Koptu) Marinir—Aries memegang teguh amanah sang ayah: “Urip iku urup” (hidup harus memberikan manfaat bagi sesama).
Karier militernya terus menanjak tajam. Sebelum memimpin Kodim 0702/Purbalingga, ia sempat menjabat Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 147/Ksatria Garuda Jaya hingga Juli 2025, serta dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT ke-80 RI di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Agustus 2025.
Tak hanya itu, haus akan ilmu membawanya meraih gelar Sarjana dan Magister di bidang Hubungan Internasional.
Kisah Letkol Inf Aries Ika Satria kini menjadi bukti hidup bagi masyarakat Banyumas Raya: bahwa keringat, kerendahan hati, dan ketekunan pantang menyerah adalah kunci pembuka pintu takdir yang gemilang. (trs)











