PASURUAN – Kerusakan teknis sempat mengancam langkah duet Subhana Maha Putra dan Jasmine Sugerman dalam ajang Bhayangkara Sprint Rally Pasuruan (BSRP). Salah satu mount link gardan mobil mereka patah saat Special Stage (SS) 4.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat pasangan lintas negara itu menyerah. Putra-Jazz, begitu duet ini dikenal, tetap mampu menyelesaikan perlombaan dan mengamankan podium kedua Kelas R1.
Sejak SS awal, Putra-Jazz langsung menunjukkan performa kompetitif. Persaingan ketat bahkan terlihat pada SS3 ketika catatan waktu mereka hanya berselisih 0,004 detik dari pereli yang berada di posisi teratas.
Selisih tersebut menggambarkan betapa tipisnya margin dalam sprint rally. Kesalahan kecil maupun kendala teknis dapat langsung memengaruhi posisi akhir.
Drama terjadi ketika Putra-Jazz memasuki SS4. Saat mobil telah melewati sekitar separuh lintasan, salah satu mount link gardan mengalami patah.
Kerusakan itu membuat mobil menjadi lebih sulit dikendalikan. Putra bahkan harus kehilangan waktu sekitar 2,4 detik akibat insiden tersebut.
Dalam kondisi kendaraan yang mulai sulit dikendalikan, Subhana Maha Putra memilih tidak mengambil risiko berlebihan. Prioritasnya adalah mempertahankan kendali hingga mobil berhasil melewati garis finis.
“Kami sangat bersyukur bisa meraih Podium 2. Persaingan benar-benar ketat, terutama di SS3 karena kami hanya terpaut 0,004 detik dari posisi pertama. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap detik sangat berarti dalam rally. Kami akan terus melakukan evaluasi dan berusaha tampil lebih kuat di kompetisi berikutnya,” ujar Putra, Selasa (1/9/2026).
Putra juga menceritakan kondisi yang dihadapi ketika insiden terjadi.
“Saat SS4, sekitar setengah lintasan salah satu mount link gardan patah sehingga mobil menjadi liar dan sulit dikendalikan. Kami kehilangan waktu sekitar 2,4 detik. Saya berusaha agar mobil tetap bisa finish,” ungkapnya.
Lintasan Bekas Tambang Jadi Tantangan
Navigator Putra-Jazz, Jasmine Sugerman, menilai karakter lintasan turut menjadi tantangan tersendiri. Area yang sebelumnya merupakan lokasi tambang pasir itu memiliki kombinasi tikungan lambat dan sejumlah jalur lurus.
Kondisi tersebut menuntut konsentrasi tinggi dari pengemudi maupun navigator. Kesalahan membaca situasi lintasan dapat berpengaruh langsung terhadap kecepatan dan waktu tempuh.
Jasmine mengatakan komunikasi dan kepercayaan antara dirinya dengan Putra menjadi bagian penting untuk menjaga konsistensi selama perlombaan.
“Dalam rally, komunikasi dan kepercayaan antara driver dan navigator sangat penting. Kami harus bekerja sebagai satu tim dan tetap fokus sampai garis finis. Podium 2 ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim,” ungkap Jasmine.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan selama kompetisi, khususnya Om Rustam dari Saman Speed serta Om Qipo yang dipercaya sebagai manajer tim.
Bagi Subhana Maha Putra, hasil tersebut menjadi pencapaian penting. Pereli asal Bali itu mampu menunjukkan daya saingnya di tengah ketatnya persaingan sprint rally nasional.
Di sisi lain, kehadiran Jasmine Sugerman sebagai navigator asal Amerika Serikat membuat Putra-Jazz tampil sebagai duet lintas negara yang turut menarik perhatian dalam kompetisi rally di Indonesia.
Meski kehilangan waktu akibat kerusakan mount link gardan pada SS4, Putra-Jazz mampu mempertahankan posisinya hingga finis dan membawa pulang podium kedua Kelas R1 BSRP.
Hasil tersebut menjadi bekal bagi tim untuk melakukan evaluasi, terutama pada aspek kesiapan kendaraan, sebelum kembali membidik posisi teratas pada kompetisi berikutnya.
(Eko)











