Portal Jatim

Polresta Malang Kota Gencarkan Edukasi Pelajar dan Ajak Warga Cegah Balap Liar

Redaksi
×

Polresta Malang Kota Gencarkan Edukasi Pelajar dan Ajak Warga Cegah Balap Liar

Sebarkan artikel ini

KOTA MALANG – Polresta Malang Kota memperkuat upaya pencegahan balap liar melalui edukasi kepada pelajar, patroli di sejumlah titik rawan, serta pelibatan masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan aksi balap liar yang berpotensi membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Satlantas Polresta Malang Kota menilai pendekatan edukatif perlu diperkuat karena sebagian pelaku balap liar masih berstatus pelajar.

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Rio Angga Prasetyo mengatakan, pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui sosialisasi di lingkungan sekolah. Dengan demikian, pelajar diharapkan memahami risiko balap liar sebelum terlibat dalam aktivitas yang membahayakan keselamatan.

Menurut Rio, edukasi tersebut dilaksanakan melalui kegiatan sambang sekolah, termasuk agenda rutin setiap Senin yang melibatkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi bersama jajaran.

“Polresta Malang Kota, baik dari Kamsel Satlantas, para Pejabat Utama setiap hari Senin aktif melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah. Pelajar menjadi salah satu sasaran karena masih ditemukan pelaku balap liar yang duduk di bangku sekolah,” ujar Rio, Rabu (7/10/2026).

Ia menjelaskan, sosialisasi tidak hanya berisi imbauan untuk menaati aturan lalu lintas, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa jalan raya bukan tempat untuk adu kecepatan.

Balap liar berisiko memicu kecelakaan lalu lintas, menimbulkan korban, serta mengancam keselamatan masyarakat yang menggunakan jalan untuk beraktivitas.

## Patroli Diperkuat di Sejumlah Titik Rawan

Selain pendekatan preemtif melalui edukasi, Satlantas Polresta Malang Kota juga meningkatkan langkah preventif dengan mengintensifkan patroli dan penempatan personel melalui pola *strong point* di sejumlah lokasi yang dinilai rawan balap liar.

Beberapa titik yang menjadi perhatian petugas meliputi Jalan Veteran, Jalan Ciliwung, kawasan Panorama, serta Jalan Soekarno-Hatta.

Baca Juga:
Jelang Mujahadah Kubro Seabad NU, Kapolresta dan Wali Kota Malang Lakukan “Sapa Gereja”

“Untuk pencegahan di lapangan, kami intensifkan patroli dan strong point di sejumlah titik yang menjadi kerawanan balap liar,” jelas Rio.

Pengawasan tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus mencegah gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Di sisi lain, kepolisian juga meminta masyarakat berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi balap liar di lingkungan masing-masing.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat kepolisian 110 atau layanan Jogo Malang di nomor 0811-1272-000. Informasi yang diterima akan menjadi bahan bagi petugas untuk menindaklanjuti kejadian di lokasi yang dilaporkan.

Rio menegaskan, partisipasi masyarakat diperlukan untuk membantu mempercepat respons kepolisian, terutama karena personel tidak dapat mengawasi seluruh ruas jalan secara bersamaan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi. Setiap laporan terkait balap liar akan kami tindak lanjuti dengan mendatangi titik yang dilaporkan,” katanya.

Ia kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi jika melihat aktivitas yang mengarah pada balap liar. Pelaporan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kecelakaan maupun gangguan arus lalu lintas.

“Untuk percepatan pencegahan, kami berharap masyarakat tidak ragu melapor jika melihat indikasi balap liar. Informasi lebih awal membantu kami melakukan pencegahan sebelum terjadi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas,” pungkasnya.

Melalui kombinasi edukasi di sekolah, patroli di lokasi rawan, dan partisipasi masyarakat, Polresta Malang Kota berupaya menekan balap liar sekaligus meningkatkan kesadaran berlalu lintas demi menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan di Kota Malang. (Junaedi)