Portal Jateng

Cegah Kenakalan Remaja dan Tawuran, Polres Purworejo Gelar Turnamen E-Sport Mabar Season 2

Portal Indonesia
×

Cegah Kenakalan Remaja dan Tawuran, Polres Purworejo Gelar Turnamen E-Sport Mabar Season 2

Sebarkan artikel ini

 

PURWOREJO — Dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan potensi tawuran antarpelajar, Polres Purworejo menggelar turnamen E-Sport Mabar Polres Purworejo Season 2 Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pendekatan kepada generasi muda melalui kompetisi gim daring yang positif, kreatif, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Turnamen yang bekerja sama dengan kalangan muda-mudi Kabupaten Purworejo tersebut resmi dibuka oleh Kapolres Purworejo, AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A., pada Jumat (2/10/2026), pukul 15.00 WIB, bertempat di Warmindo Kelingan Kowe, Purworejo. Acara pembukaan turut dihadiri Wakapolres serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo.

Dalam sambutannya, Kapolres Purworejo AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan juga sarana membangun kedekatan antara kepolisian dan generasi muda.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital perlu diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat sehingga remaja memiliki ruang untuk menyalurkan minat, bakat, serta kreativitas secara sehat.

“Tujuan utama digelarnya kegiatan ini adalah untuk menjalin kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda, serta menumbuhkan semangat sportivitas, kreativitas, dan inovasi di bidang digital,” ungkap AKBP Erma Rahayu.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah positif bagi para pelajar dan komunitas E-Sport di Kabupaten Purworejo. Dengan demikian, energi dan antusiasme generasi muda dapat diarahkan pada kegiatan yang produktif sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami ingin memberikan wadah kegiatan positif bagi pelajar dan komunitas E-Sport di wilayah Kabupaten Purworejo, sehingga energi anak-anak muda tersalurkan ke arah yang konstruktif demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Turnamen kali ini mempertandingkan gim populer Mobile Legends: Bang Bang dengan melibatkan 18 tim atau sebanyak 90 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo.

Baca Juga:
Polres Purworejo Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi, Puluhan Motor Curian Dikirim ke Lampung

Sejak dimulai pukul 15.00 WIB hingga berakhir sekitar pukul 21.00 WIB, pertandingan berlangsung kompetitif. Seluruh peserta mengikuti aturan pertandingan yang telah ditetapkan dengan pengawasan wasit guna menjaga ketertiban, mencegah kecurangan, dan memastikan setiap tim bertanding secara sportif.

Setelah melalui persaingan yang ketat, Tim Petualang Purworejo berhasil keluar sebagai juara pertama. Tim yang diperkuat Raul, Yoga, Yusuf, Zidan, dan Alca tersebut berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp750.000 serta 5.000 Diamond.

Sementara itu, juara kedua diraih Tim Golazo Purworejo dengan hadiah uang pembinaan Rp500.000 dan 2.500 Diamond. Adapun posisi ketiga ditempati Tim Qomarun Purworejo yang memperoleh uang pembinaan Rp250.000 dan 1.500 Diamond.

Penyerahan piala dan hadiah dilakukan langsung oleh Kapolres Purworejo pada malam penutupan turnamen.

Raul (20), perwakilan Tim Petualang Purworejo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai turnamen yang digelar Polres Purworejo memberikan kesempatan bagi para pencinta Mobile Legends untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berkompetisi secara sehat.

“Kami mewakili teman-teman sangat mengapresiasi langkah Polres Purworejo yang sudah mengadakan event keren ini. Terima kasih kepada Ibu Kapolres dan jajaran yang telah memberikan wadah positif bagi kami para pencinta Mobile Legends untuk menyalurkan hobi dan berkompetisi secara sehat,” ujar Raul.

Melalui kegiatan ini, Polres Purworejo berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pergaulan yang positif.

Namun, upaya pencegahan kenakalan remaja tentu tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial atau turnamen. Pendampingan keluarga, peran sekolah, kepedulian masyarakat, serta komunikasi yang berkelanjutan antara kepolisian dan kalangan muda tetap menjadi bagian penting dalam menjaga generasi muda dari perilaku menyimpang.  (Fzi)