Portal Jatim

Geger! Mayat Misterius Mengambang di Sungai Sampean Lama Situbondo

Redaksi
×

Geger! Mayat Misterius Mengambang di Sungai Sampean Lama Situbondo

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO — Suasana Dusun Dam Bantungan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, mendadak gempar pada Kamis (8/1/2026) sore. Warga dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Sampean Lama.

Jenazah yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali terlihat sekitar pukul 17.10 WIB. Dua warga setempat, Day Nardi (30) dan Nala (40), yang tengah memancing di tepi sungai, mencurigai adanya benda menyerupai tubuh manusia yang terbawa arus air.

Rasa penasaran keduanya berubah menjadi kepanikan setelah memastikan bahwa objek tersebut adalah jasad manusia. Mereka kemudian segera memanggil warga lain untuk membantu mengevakuasi jenazah ke pinggir sungai agar tidak terseret arus lebih jauh.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim gabungan ke lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, kondisi jenazah ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Korban berjenis kelamin laki-laki dan hanya mengenakan celana dalam. Kulit tubuhnya dilaporkan sudah mulai mengelupas, bahkan pada bagian kaki kiri dan lengan terlihat tulang, mengindikasikan jasad telah cukup lama berada di dalam air.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo bersama unsur Tagana, Polsek Panarukan, Koramil, serta Tim Inafis Polres Situbondo segera melakukan proses evakuasi. Meski cuaca dalam kondisi mendung, petugas gabungan dibantu warga sekitar berhasil mengangkat jenazah dari sungai.

“Kami telah melakukan asesmen cepat dan berkoordinasi dengan aparat terkait. Jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk proses identifikasi lebih lanjut,” demikian keterangan resmi dari Pusdalops BPBD Situbondo.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih belum dapat dipastikan dan sepenuhnya ditangani pihak kepolisian. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diimbau segera melapor ke aparat penegak hukum atau mendatangi RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk membantu proses identifikasi.

Baca Juga:
Cegah Kecelakaan Selama Nataru, Petugas Gabungan Situbondo Tes Urine Sopir Bus