Portal DIY

Jelang Idul Adha, Sleman Diserbu 215 Pasar Tiban Hewan Kurban

Portal Indonesia
×

Jelang Idul Adha, Sleman Diserbu 215 Pasar Tiban Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, S.Hut, M.T (Portal Indonesia/Subardi)

SLEMAN  — Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, ratusan pasar tiban penjualan hewan kurban mulai bermunculan di berbagai wilayah Kabupaten Sleman. Pemerintah Kabupaten Sleman mencatat jumlah pasar tiban terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofik Andriyanto, mengatakan hingga saat ini terdapat 215 pasar tiban hewan kurban yang tersebar di sejumlah titik di Sleman.

“Biasanya masyarakat membeli hewan kurban mendekati hari pelaksanaan kurban. Karena itu, kami memperkirakan jumlah pasar tiban masih akan bertambah,” kata Rofik, Kamis (21/5/2026).

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, kebutuhan sapi kurban pada 2026 diperkirakan mencapai 9.235 ekor. Namun, stok yang tersedia saat ini baru sekitar 4.775 ekor sehingga masih terdapat kekurangan lebih dari 5.000 ekor.

Sementara itu, kebutuhan domba diperkirakan mencapai 15.750 ekor dengan ketersediaan sekitar 8.466 ekor. Adapun kambing justru mengalami surplus, dengan stok mencapai 4.002 ekor dari kebutuhan sekitar 3.050 ekor.

Meski masih terjadi kekurangan stok sapi dan domba, Rofik memastikan kebutuhan hewan kurban masyarakat Sleman akan tetap terpenuhi.

Menurut dia, pasokan hewan kurban dari luar daerah terus berdatangan melalui pasar-pasar tiban yang kini berkembang pesat.

Selain memantau jumlah dan distribusi hewan kurban, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara rutin. Pengawasan difokuskan pada antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta antraks.

“Dari hasil pemantauan sementara, belum ditemukan hewan kurban yang terindikasi PMK maupun antraks. Namun pengawasan tetap dilakukan karena lalu lintas hewan dari luar daerah terus meningkat,” ujar Rofik.

Pemerintah Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di lokasi penjualan resmi yang telah dipantau petugas guna memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban. (Brd)

Baca Juga:
BMKG DIY Prediksi Hujan Ringan di Sleman dan Kulonprogo Selama Tiga Hari ke Depan