PROBOLINGGO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Probolinggo bersama 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan kader menggelar aksi damai sebagai respons atas pemberitaan yang dinilai tidak akurat serta berpotensi merugikan citra partai dan Ketua Umum Surya Paloh.
Aksi yang berlangsung pada Rabu (15/04/2026) di Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo tersebut dipimpin Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Andi Suryanto Wibowo, S.E., M.M., serta diikuti pengurus, kader, Garda Pemuda NasDem, dan simpatisan.
Dalam orasinya, Andi menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk penolakan terhadap kebebasan pers, melainkan dorongan agar praktik jurnalistik tetap mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab.
“Kami tetap menghormati kebebasan pers sebagai bagian dari demokrasi. Namun, pemberitaan harus disajikan secara objektif dan tidak merugikan pihak tertentu,” ujarnya.
Aksi tersebut juga diwarnai dengan penandatanganan dukungan sebagai simbol loyalitas kader terhadap Partai NasDem. Menurutnya, langkah ini menegaskan bahwa kader tetap solid di tengah dinamika yang berkembang.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan, kader menilai terdapat penyajian visual dan narasi dalam pemberitaan yang berpotensi menimbulkan persepsi keliru serta mencederai martabat pimpinan dan institusi partai.
Selain itu, penggunaan judul yang mengaitkan partai dengan entitas tertentu dinilai tidak mencerminkan nilai dan jati diri Partai NasDem sebagai partai dengan semangat restorasi.
Kader juga menilai isi pemberitaan cenderung membangun opini yang mengarah pada persepsi kepentingan pragmatis, yang dinilai tidak sejalan dengan garis perjuangan partai.
Sejumlah tuntutan disampaikan dalam aksi tersebut, di antaranya:
- Mendesak pihak media untuk memberikan klarifikasi resmi atas pemberitaan yang dinilai tidak berimbang.
- Meminta adanya perbaikan atau penyempurnaan isi pemberitaan agar sesuai dengan fakta dan prinsip jurnalistik.
- Mendorong Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk mengambil langkah strategis, termasuk pembentukan tim khusus guna melakukan kajian dan pendalaman.
- Menuntut agar mekanisme keberatan ditempuh secara resmi sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan kualitas pers.
- Mengajak seluruh kader dan simpatisan tetap solid, tidak terprovokasi, serta menjaga kondusivitas.
Meski menyampaikan keberatan, kader NasDem tetap menegaskan komitmennya untuk menghormati kebebasan pers sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
Di akhir aksi, seluruh peserta diimbau untuk tetap bersikap dewasa dalam menyikapi dinamika informasi, sekaligus menjaga persatuan internal partai di tengah berbagai isu yang berkembang.











