PASURUAN — Kantor Pertanahan Kota Pasuruan terus mematangkan persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU). Penguatan koordinasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap tahapan di lapangan dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Setelah sebelumnya melakukan koordinasi lintas instansi, Kantor Pertanahan Kota Pasuruan kembali menggelar koordinasi persiapan pelaksanaan pengadaan tanah bersama unsur terkait pada Selasa (6/10/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari tahapan persiapan pembangunan JLU, khususnya dalam menyamakan pemahaman, pembagian tugas, serta kesiapan masing-masing pihak yang terlibat dalam proses pengadaan tanah.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Pasuruan, Solehudin, A.Ptnh., M.H., mengatakan pihaknya telah membentuk satuan tugas untuk mendukung proses pengumpulan data fisik dan data yuridis objek pengadaan tanah.
“Untuk mendukung pelaksanaan tahapan tersebut, Kantor Pertanahan Kota Pasuruan telah membentuk satuan tugas yang akan menjalankan proses pengumpulan data fisik dan data yuridis objek pengadaan tanah,” ujar Solehudin, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, pembentukan satuan tugas diperlukan agar proses inventarisasi dan identifikasi objek pengadaan tanah dapat dilaksanakan secara terstruktur, dengan pembagian tugas sesuai kewenangan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, tim data fisik bertugas melakukan pengukuran dan pemetaan lokasi pengadaan tanah. Kegiatan tersebut meliputi pengukuran bidang tanah hingga penyusunan peta bidang.
Sementara tim data yuridis bertugas menghimpun informasi mengenai pihak yang berhak, bukti penguasaan dan/atau kepemilikan tanah, serta data bangunan, tanaman dan benda lain yang berkaitan dengan tanah.
Seluruh data yang terkumpul nantinya menjadi bagian penting dalam proses inventarisasi dan identifikasi objek pengadaan tanah. Karena itu, pengumpulan data dilakukan secara cermat agar dapat menjadi dasar bagi tahapan pengadaan tanah berikutnya.
“Melalui koordinasi yang berkelanjutan dan pembagian tugas yang jelas, Kantor Pertanahan Kota Pasuruan bersama Pemerintah Kota Pasuruan dan unsur terkait terus memperkuat kesiapan pelaksanaan pengadaan tanah pembangunan JLU,” kata Solehudin.
Ia berharap rangkaian persiapan tersebut dapat mendukung pelaksanaan pengadaan tanah secara tertib, transparan dan terkoordinasi. Di sisi lain, proses tersebut diharapkan turut menunjang kelancaran pembangunan infrastruktur serta peningkatan konektivitas di wilayah Kota Pasuruan.











