Portal Jatim

Lapas Sidoarjo Bekali Warga Binaan Keterampilan Cuci Kendaraan untuk Hidup Mandiri

Redaksi
×

Lapas Sidoarjo Bekali Warga Binaan Keterampilan Cuci Kendaraan untuk Hidup Mandiri

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo terus mendorong kemandirian warga binaan melalui program pembinaan keterampilan. Salah satunya berupa pelatihan cuci kendaraan yang diharapkan menjadi bekal untuk memperoleh penghasilan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Program ini tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, ketelitian, dan etos kerja yang dibutuhkan ketika kembali ke lingkungan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan mengikuti praktik langsung mengenai tata cara mencuci dan merawat kendaraan. Mereka belajar menyiapkan peralatan, membersihkan setiap bagian kendaraan, memperhatikan detail kebersihan, hingga memastikan hasil akhir sesuai dengan standar pekerjaan.

Melalui metode praktik tersebut, peserta diharapkan mampu memahami tahapan pekerjaan sekaligus membangun kebiasaan kerja yang positif.

Keterampilan mencuci kendaraan dipilih karena berpotensi dikembangkan menjadi sumber penghasilan. Setelah bebas, warga binaan diharapkan dapat memanfaatkan kemampuan yang diperoleh untuk bekerja di tempat pencucian kendaraan atau merintis usaha sendiri sesuai dengan peluang dan kemampuan masing-masing.

Kalapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menegaskan bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan tidak sebatas mendampingi warga binaan selama menjalani hukuman. Lebih dari itu, pembinaan juga diarahkan untuk mempersiapkan mereka agar mampu beradaptasi dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui pembinaan kemandirian, kami ingin memberikan bekal yang benar-benar dapat dimanfaatkan setelah warga binaan bebas. Harapannya, keterampilan yang mereka pelajari dapat menjadi modal untuk bekerja, membuka peluang usaha, dan menjalani kehidupan yang lebih produktif,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan keterampilan menjadi salah satu upaya untuk membantu warga binaan mengembangkan potensi diri sekaligus membangun kepercayaan diri dalam mempersiapkan masa depan.

Lapas Kelas IIA Sidoarjo pun terus mendorong kegiatan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan.

Baca Juga:
Klinik Pratama Lapas Delta Sidoarjo Matangkan Evaluasi Akreditasi, Layanan Kesehatan WBP Jadi Perhatian

Dengan bekal keterampilan cuci kendaraan, warga binaan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk kembali berdaya secara ekonomi setelah bebas. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan mereka agar dapat menjalani kehidupan yang mandiri, produktif, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.