Portal Jatim

Peringatan Nuzulul Qur’an di Pasuruan, DPD PDI Perjuangan Jatim Perkuat Konsolidasi Kader di Tengah Dinamika Politik

Redaksi
×

Peringatan Nuzulul Qur’an di Pasuruan, DPD PDI Perjuangan Jatim Perkuat Konsolidasi Kader di Tengah Dinamika Politik

Sebarkan artikel ini
Andri Wahyudi saat memberikan arahan kepada jajaran pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan se-Kota dan Kabupaten Pasuruan dalam acara peringatan Nuzulul Qur’an.

 

PASURUAN – Pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama jajaran DPC hingga PAC se-Kota dan Kabupaten Pasuruan menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Rumah Makan Kurnia, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pasuruan, Senin (9/3/2026).

Acara ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan konsolidasi internal partai di tengah dinamika politik yang berkembang, baik di tingkat nasional maupun global. Para kader yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen ideologis partai.

Sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Andri Wahyudi, serta Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Qinthara Ulya Yassifa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husairi, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Arifin, bersama jajaran pengurus partai lainnya hingga tingkat PAC.

Dalam sambutan pembuka, Mahfud Husairi menyampaikan apresiasi kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang telah menggagas kegiatan tersebut sehingga dapat terselenggara di Kota Pasuruan.

“Terkait dengan acara ini untuk Kota Pasuruan khususnya, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Qinthara Ulya Yassifa menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam perkembangan partai, terutama di era digital saat ini. Menurutnya, generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi melalui kreativitas dan pemikiran inovatif.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa yang akan banyak berperan di masa depan adalah anak-anak muda. Karena itu, Gen Z dan Gen Alpha harus berani menyumbangkan gagasan, baik melalui sektor ekonomi maupun digital, demi kemajuan partai,” jelasnya.

Baca Juga:
PDIP Kota Pasuruan Gelar Rakor sekaligus Penjaringan Calon Ketua PAC se-Kota Pasuruan
Foto bersama, usai pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dengan sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim dan DPC PDI Perjuangan yang hadir

Dalam arahannya, Andri Wahyudi menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga wadah memperkuat soliditas kader PDI Perjuangan, khususnya di wilayah Pasuruan.

Ia juga mengingatkan para pengurus partai agar memiliki pemahaman luas terhadap perkembangan politik, baik lokal, nasional, maupun internasional. Menurutnya, situasi global saat ini turut mempengaruhi kondisi ekonomi dalam negeri.

“Mungkin yang ramai dibicarakan belakangan ini adalah konflik antara Amerika–Israel dengan Iran. Kita harus siap terhadap dampak terburuknya jika situasi ini berlanjut, karena bisa berdampak pada defisit APBN yang semakin besar,” ungkapnya.

Andri menyebutkan bahwa dalam dua bulan terakhir kondisi anggaran negara menunjukkan tren defisit. Pada Januari, defisit tercatat sekitar Rp54 triliun dan meningkat menjadi Rp135 triliun pada Februari.

Jika kondisi tersebut berlanjut hingga beberapa bulan ke depan, lanjutnya, dampaknya bisa terasa pada transfer anggaran ke daerah. Meski demikian, ia berharap perekonomian Indonesia tetap tumbuh dan konflik di Timur Tengah segera mereda.

Selain itu, Andri juga menyampaikan arahan dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur agar seluruh DPC, termasuk di Kota dan Kabupaten Pasuruan, lebih aktif merangkul generasi muda sebagai energi baru bagi partai.

“Sesuai arahan DPD, kita harus merangkul anak-anak muda atau Gen Z sebagai energi baru. Bahkan ke depan, mereka juga harus mulai masuk dalam struktur kepengurusan partai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bagian dari kegiatan sosial di bulan suci Ramadan. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, kemudian ditutup dengan doa bersama.