PROBOLINGGO – Pengerjaan fisik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, masih terus berlangsung. Seiring berjalannya proyek, aspek transparansi serta mutu pekerjaan menjadi perhatian agar hasil pembangunan memberikan manfaat maksimal bagi para petani.
Kepala Desa Tanjung, Sanemo, mengatakan proses pembangunan masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Ia juga menanggapi kunjungan sejumlah perwakilan lembaga swadaya masyarakat yang sebelumnya meninjau lokasi proyek.
“Proses pengerjaan masih berlangsung. Perwakilan lembaga yang datang kemarin telah melihat langsung kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil komunikasi kami, mereka tidak menemukan kendala dan menilai pekerjaan sementara ini telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” ujar Sanemo melalui pesan singkat, Senin (13/7/2026).
Meski demikian, penilaian terhadap kualitas pekerjaan dinilai tidak cukup hanya berdasarkan hasil pengamatan di lapangan. Praktisi hukum Kamil, S.H., menegaskan bahwa kesesuaian antara pelaksanaan proyek dan RAB harus dibuktikan melalui mekanisme pengawasan yang berlaku.
Menurutnya, kesimpulan mengenai mutu pekerjaan baru dapat dipastikan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak yang memiliki kewenangan sesuai prosedur.
“Kesesuaian antara realisasi fisik dan RAB harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan berkala oleh tim yang berwenang. Tidak tepat jika langsung menyimpulkan proyek telah seratus persen sesuai hanya berdasarkan pengamatan visual,” kata Kamil.
Ia menjelaskan bahwa meskipun P3-TGAI dilaksanakan dengan sistem swakelola yang melibatkan masyarakat, pelaksanaan proyek tetap berada dalam pengawasan berlapis guna memastikan penggunaan anggaran negara berjalan secara akuntabel.
“Kesesuaian pekerjaan dipantau oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Selanjutnya dilakukan verifikasi oleh Konsultan Manajemen Balai (KMB) dan tim audit sebelum proyek dinyatakan selesai sepenuhnya,” jelasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pembangunan jaringan irigasi di Desa Tanjung masih terus dikerjakan. Seluruh tahapan diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Selain pengawasan dari instansi terkait, partisipasi masyarakat juga dinilai penting sebagai bentuk kontrol sosial agar pembangunan benar-benar menghasilkan infrastruktur irigasi yang berkualitas, bermanfaat, dan berkelanjutan bagi sektor pertanian.











