Portal DIY

Ratusan Pendonor Darah Sukarela di Sleman Peroleh Piagam Penghargaan

Portal Indonesia
×

Ratusan Pendonor Darah Sukarela di Sleman Peroleh Piagam Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan pendonor darah sukarela di Pendopo Parasamya Sleman (Portal Indonesia/Brd)

SLEMAN – Ratusan pendonor darah sukarela di Kabupaten Sleman memperoleh piagam penghargaan.

Penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan pada Minggu (28/6) di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman dalam acara peringatan Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) Tahun 2026 yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut, PMI Kabupaten Sleman memberikan penghargaan kepada 34 pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 25 kali sebagai perwakilan dari 606 pendonor yang memenuhi kriteria. Adapun 572 pendonor lainnya menerima penghargaan dalam bentuk e-piagam.

Sementara itu, PMI DIY memberikan penghargaan kepada 112 pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali. Piagam penghargaan diserahkan oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo, kepada perwakilan pendonor darah sukarela.

Ketua PMI Kabupaten Sleman dr Mafilindati Nuraini.M.Kes dalam laporannya mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor yang secara konsisten mendonorkan darahnya secara sukarela.

“Semoga penghargaan ini dapat memotivasi para pendonor untuk terus mendonorkan darahnya secara rutin sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan donor darah,” ujarnya.

Menurut Mafilindati, hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 98.163 pendonor telah terdaftar di PMI Kabupaten Sleman. Pada tahun 2025, produksi darah mencapai 26.426 kantong, sedangkan distribusi darah mencapai 39.210 kantong. Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan darah di Kabupaten Sleman masih cukup tinggi sehingga diperlukan peningkatan jumlah pendonor aktif untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat.

“Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela secara rutin. Satu kali donor darah dapat memberikan harapan hidup bagi sesama yang membutuhkan. Gerakan donor darah yang kuat dimulai dari keluarga, teman, dan lingkungan sekitar kita,” kata Linda.

Baca Juga:
OMK Lintas Kota Ikuti Pelatihan Laudato Si' Generation di Yogyakarta

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendonor darah sukarela yang telah dengan tulus menyumbangkan darahnya demi kepentingan kemanusiaan.

“Panjenengan semua adalah contoh nyata insan yang mengamalkan nilai memayu hayuning bawana, memperindah dan memperbaiki kehidupan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.

Pemkab Sleman akan terus mendukung berbagai program kemanusiaan PMI, termasuk melalui inovasi Lada Manis (Layanan Darah di Sleman Gratis) untuk meningkatkan kemudahan pelayanan darah bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, PMI, fasilitas kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan darah yang aman dan mencukupi.

“Dengan semangat tulung tinulung dan kepedulian sosial yang tinggi, kebutuhan darah masyarakat dapat terus terpenuhi dengan baik. Kami meyakini setiap tetes darah adalah bentuk harapan kehidupan bagi penerimanya,” katanya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus wujud kepedulian sosial, sehingga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan dapat terus terjaga secara berkelanjutan (Brd)