Portal Jatim

Respons Cepat Camat Suboh, Aduan Mak No Tak Pernah Terima Bansos Langsung Ditindaklanjuti

Redaksi
×

Respons Cepat Camat Suboh, Aduan Mak No Tak Pernah Terima Bansos Langsung Ditindaklanjuti

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO – Keluhan Mak No, warga lanjut usia berusia 87 tahun di Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, yang mengaku bertahun-tahun tidak pernah menerima bantuan sosial (bansos), langsung ditindaklanjuti Camat Suboh, Joko Nurcahyo.

Perempuan yang akrab disapa Mak No itu tinggal di Kampung Krajan, RT 03/RW 02. Di tengah usianya yang semakin senja, ia masih berprofesi sebagai tukang urut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Mak No mengaku sudah beberapa tahun tidak menerima bantuan pemerintah, baik berupa bantuan beras, Bantuan Langsung Tunai (BLT), maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saya sudah lama sekali tidak mendapat bantuan, baik itu beras, BLT, ataupun Program Keluarga Harapan (PKH). Saya berharap ada uluran tangan pemerintah untuk mendapatkan bantuan, seperti warga yang lain,” ujar Mak No. Rabu (14/10/2026)

Menanggapi keluhan tersebut, Joko Nurcahyo segera menginstruksikan tim Kecamatan Suboh untuk mendatangi kediaman Mak No. Langkah ini dilakukan guna menindaklanjuti laporan sekaligus mengetahui kondisi warga yang bersangkutan secara langsung.

Dari hasil tindak lanjut tersebut, pihak kecamatan menyatakan telah mendaftarkan Mak No dalam perlindungan sosial agar dapat diproses sebagai calon penerima bantuan.

Joko membenarkan bahwa aduan mengenai lansia tersebut telah ditangani oleh jajarannya.

“Terkait aduan kemarin sudah ditindaklanjuti, Mas, dan sudah kami daftarkan di perlindungan sosial untuk mendapatkan bantuan sosial,” ungkap Joko.

Meski demikian, pendaftaran tersebut belum berarti Mak No otomatis menerima bantuan. Data dan kondisi yang bersangkutan masih harus melalui proses verifikasi serta penetapan sesuai ketentuan program bansos yang berlaku.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemutakhiran data penerima bantuan sosial, terutama bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Baca Juga:
Hanya Dapat Nasi Dua Bungkus, Warga Korban Banjir Kalianget Bertahan Tanpa Kepastian

Respons cepat Kecamatan Suboh diharapkan menjadi langkah awal bagi Mak No untuk memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial. Namun, kepastian penerimaan bantuan tetap bergantung pada hasil verifikasi dan keputusan sesuai aturan yang berlaku.

Bagi Mak No, bantuan tersebut bukan sekadar program pemerintah, melainkan harapan untuk memperoleh perhatian dan dukungan dalam menjalani hari-hari di usia senja.