PASURUAN – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2026 sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan, menggelar lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pasuruan, Sabtu (14/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman samping kantor dinas tersebut berlangsung semarak. Ratusan anak tampak antusias mengikuti perlombaan dengan didampingi guru serta orang tua masing-masing.
Acara ini turut dihadiri Kepala Dindikbud Kota Pasuruan, Lucky Danardono, AP., MM., bersama istri. Hadir pula jajaran pejabat struktural, mulai dari sekretaris dinas, para kepala bidang, hingga staf di lingkungan dinas.
Mewakili Kepala Dindikbud, Kepala Bidang PAUD, Imam Ach. Zamroni, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kota Pasuruan sekaligus menyambut bulan penuh berkah yang tinggal menghitung hari.
“Kegiatan ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang beberapa hari lagi tiba dan juga untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340,” ujar Imam.
Ia menegaskan, lomba mewarnai bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana untuk menumbuhkan kreativitas anak sejak dini melalui aktivitas seni yang menyenangkan.
Selain melatih imajinasi, aktivitas mewarnai juga dinilai mampu merangsang kemampuan motorik halus, meningkatkan koordinasi mata dan tangan, serta melatih konsentrasi. Tak kalah penting, anak-anak juga belajar tentang kesabaran, kemandirian, dan sportivitas.

Menurut Imam, jumlah peserta yang ambil bagian dalam perlombaan mencapai 105 anak dari berbagai TK di Kota Pasuruan. Dari jumlah tersebut, panitia menetapkan enam pemenang, terdiri dari juara 1 hingga 3 serta juara harapan 1 sampai 3.
“Jumlah peserta 105 anak dari masing-masing TK se-Kota Pasuruan. Kami ambil juara sampai harapan tiga, jadi total ada enam pemenang yang mendapatkan hadiah,” jelasnya.
Adapun tema gambar yang diangkat dalam lomba kali ini adalah ilustrasi Masjid Khas Krampyangan, salah satu ikon religi di Kota Pasuruan yang kerap digunakan sebagai lokasi manasik haji dan umrah.
Pemilihan tema tersebut diharapkan dapat menanamkan nilai religius sekaligus memperkenalkan simbol kebanggaan daerah kepada anak-anak sejak usia dini.
“Tema gambarnya Masjid Khas Krampyangan. Harapannya, Kota Pasuruan ke depan semakin maju, aman, tenteram, dan terus berkembang,” pungkas Imam.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang menerima sertifikat serta uang pembinaan. Juara pertama memperoleh Rp750.000, juara kedua Rp600.000, dan juara ketiga Rp500.000.
Sementara itu, juara harapan 1 mendapatkan Rp450.000, juara harapan 2 sebesar Rp350.000, dan juara harapan 3 menerima Rp250.000.
Melalui kegiatan ini, Dindikbud Kota Pasuruan berharap dapat terus mendorong pengembangan potensi anak usia dini sekaligus mempererat sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah.











