KOTA MALANG – Aksi balap liar di sejumlah ruas jalan di Kota Malang kian meresahkan masyarakat. Menyikapi persoalan tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Malang Kota tengah menyiapkan formula khusus untuk menekan, bahkan menghilangkan, aksi balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Rio Angga Prasetyo, mengatakan bahwa penanganan balap liar membutuhkan solusi bersama agar aktivitas yang berisiko menimbulkan kecelakaan tersebut tidak terus berulang.
“Sampai saat ini kami terus mencarikan solusi yang cepat dan tepat untuk mewujudkan Kota Malang bebas dari balap liar,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).
Rio Angga menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah antisipatif dengan melakukan survei terhadap sejumlah lokasi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai wadah bagi para pemuda yang memiliki hobi balap motor.
Menurutnya, beberapa lokasi telah disurvei. Namun, masih terdapat kendala teknis, terutama terkait lebar dan panjang ruas jalan yang harus memenuhi persyaratan keselamatan bagi para peserta.
“Ada beberapa lokasi yang telah kami survei, namun masih ada kendala terkait lebar dan panjang jalan yang tentunya akan berdampak pula pada keamanan peserta,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Satlantas Polresta Malang Kota ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi balap motor melalui kegiatan yang lebih terarah dan aman. Namun, penyediaan lokasi tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena harus disertai persiapan sarana dan prasarana serta pemenuhan standar keselamatan.
“Tidak serta-merta kami hanya menyediakan ruang atau ruas jalan saja, akan tetapi kami harus mempersiapkan pula semua hal yang diperlukan. Tentunya, keselamatan atau safety riding juga harus dipenuhi oleh peserta yang ikut,” tegas Rio.
Selain mencari lokasi yang memungkinkan untuk menampung kegiatan balap motor secara terarah, Satlantas Polresta Malang Kota juga terus melakukan langkah preventif melalui sosialisasi keselamatan berlalu lintas di sekolah-sekolah.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai risiko balap liar, sekaligus mendorong perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Rio juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah aksi balap liar di lingkungan masing-masing. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan berbagai pihak terkait menjadi salah satu kunci dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
“Langkah-langkah preventif terus kami lakukan. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan aksi balap liar ini. Jika seluruh pihak mampu bersinergi, harapan kami angka kecelakaan yang ditimbulkan dari balap liar akan turun dan tercipta zero balap liar di Kota Malang,” pungkasnya.
Melalui pendekatan pencegahan, edukasi, dan rencana penyediaan ruang yang memenuhi aspek keselamatan, Satlantas Polresta Malang Kota berharap para pemuda dapat menyalurkan minatnya secara positif tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
(Junaedi)











