Portal Jatim

Tumpukan Sampah di Pasar Baru Mamuju Dikeluhkan Warga, Bau Menyengat dan Dipenuhi Ulat

Redaksi
×

Tumpukan Sampah di Pasar Baru Mamuju Dikeluhkan Warga, Bau Menyengat dan Dipenuhi Ulat

Sebarkan artikel ini

MAMUJU – Tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Pasar Baru Mamuju dikeluhkan warga dan pedagang. Sampah yang belum diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mamuju itu disebut menimbulkan bau busuk menyengat hingga dipenuhi ulat, Kamis (28/5/2026).

Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengunjung pasar yang setiap hari berbelanja di lokasi tersebut.

Salah seorang warga, Siti, mengaku tidak nyaman dengan aroma menyengat yang berasal dari tumpukan sampah di sekitar area pasar. Menurutnya, bau busuk sangat terasa saat melintas maupun ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Busuk sekali, kita yang lalu lalang lewat di sini sangat bau, apalagi saat singgah belanja ayam. Sampahnya sangat bau tak sedap,” ujar Siti.

Ia berharap DLHK Mamuju segera mengambil langkah cepat dengan mengangkut sampah yang menumpuk agar kondisi lingkungan pasar kembali bersih dan nyaman.

“Pihak DLHK segera mengangkut sampah tersebut, sebab bau tak sedapnya sangat busuk,” tambahnya.

Warga menilai persoalan sampah di Pasar Baru Mamuju tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan kenyamanan pengunjung pasar.

Selain menimbulkan bau menyengat, tumpukan sampah yang dipenuhi ulat juga dikhawatirkan dapat menjadi sumber penyakit apabila tidak segera ditangani.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DLHK Mamuju terkait penyebab keterlambatan pengangkutan sampah tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.

Baca Juga:
Lepas CJH 2026, Bupati Mamuju Ingatkan Jamaah Fokus Ibadah dan Jaga Nama Baik