Portal Jatim

Viral Dugaan Penipuan Pre-Order HP di Probolinggo, Korban Rugi Jutaan Rupiah

Redaksi
×

Viral Dugaan Penipuan Pre-Order HP di Probolinggo, Korban Rugi Jutaan Rupiah

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO — Dugaan kasus penipuan dengan modus pre-order (PO) handphone mewah tengah ramai diperbincangkan publik, khususnya di wilayah Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Sejumlah pedagang dan reseller mengaku menjadi korban, dengan total kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Kasus ini mencuat setelah beredar di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Facebook bernama Jkobs Sabel. Dalam unggahan tersebut, dijelaskan kronologi dugaan penipuan yang melibatkan seorang terduga pelaku yang mengaku berasal dari wilayah Semampir, Kraksaan, Probolinggo.

Modus yang digunakan pelaku diduga dengan menawarkan handphone Android tipe premium melalui sistem pre-order dengan harga menarik. Namun, setelah pembayaran dilakukan, barang yang dijanjikan tidak kunjung dikirimkan kepada para korban.

Salah satu korban, M. Sofwan, seorang reseller handphone, mengaku mengalami kerugian hingga sekitar Rp10 juta. Ia menyebut tidak hanya dirinya yang menjadi korban, tetapi juga sejumlah reseller lain yang melakukan transaksi sejak Januari hingga Maret 2026.

“Selama dua bulan ini saya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Probolinggo. Kerugian yang saya alami cukup besar,” ujarnya saat ditemui wartawan. Senin(22/03/2024)

Menurut Sofwan, hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan terkait penanganan kasus tersebut. Kondisi ini membuat para korban berharap adanya percepatan proses hukum agar pelaku segera ditindak.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha jual beli handphone, untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi, terutama dengan sistem pre-order yang melibatkan pembayaran di awal.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera mengungkap kasus ini secara tuntas, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para korban yang telah dirugikan.

Baca Juga:
Viral Pemberitaan Anggota DPRD Pasuruan Dipanggil KPK, Ketua DPRD, Samsul Hidayat Menepis dan Merasa Keberatan