Portal DIY

4 Warga Tersengat Listrik Saat Kebakaran di Jogonegaran

Portal Indonesia
×

4 Warga Tersengat Listrik Saat Kebakaran di Jogonegaran

Sebarkan artikel ini

 

YOGYAKARTA – Empat warga mengalami luka-luka akibat tersengat aliran listrik dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Kampung Jogonegaran GT 1/893 RT 46 RW 12, Kelurahan Sosromenduran, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026). Kebakaran pada siang itu diduga dipicu korsleting listrik atau ledakan trafo yang berada di atas Pos Kamling RT 46.

Rumah yang terdampak diketahui milik Legowo (62), warga Jogonegaran GT 1/893 RT 46 RW 12, Sosromenduran, Gedongtengen.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 14.00 WIB terdengar suara ledakan dari trafo listrik yang berada di atas Pos Kamling RT 46. Ledakan tersebut menyebabkan kabel listrik yang melintas di atas rumah korban putus dan memicu kebakaran pada bagian plafon rumah yang terbuat dari kayu.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Gedongtengen bersama Tim Pemadam Kebakaran, petugas PLN Kota Yogyakarta, dan warga setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.

Berkat upaya cepat petugas dan warga, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kapolsek Gedongtengen bersama anggotanya juga melakukan pengamanan lokasi serta membantu proses penanganan kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, empat warga mengalami luka akibat sengatan listrik saat kejadian. Mereka adalah Maria Diana Sari, warga Jogonegaran GT 1/893 RT 46 RW 12, Sosromenduran, Gedongtengen; Susana, warga Jogonegaran RT 46 RW 12, Sosromenduran, Gedongtengen; Angger (16), warga Jogonegaran RT 47 RW 12, Gedongtengen; serta Nara (16), warga Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Selain menyebabkan korban luka, kejadian tersebut juga mengakibatkan 15 unit meteran listrik milik warga mengalami kerusakan dan terbakar. Keempat korban telah mendapatkan penanganan medis.

Petugas kepolisian bersama PLN masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut (bams)

Baca Juga:
Solidaritas Tanpa Batas, Harimau Sumatera Bersatu Bantu Warga Korban Kebakaran