Portal DIY

656 Pramuka Sleman Jalani Pengembaraan Akhir Tahun ke-40

Portal Indonesia
×

656 Pramuka Sleman Jalani Pengembaraan Akhir Tahun ke-40

Sebarkan artikel ini

 

SLEMAN – Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Sleman kembali menyelenggarakan Pengembaraan Akhir Tahun (BARATA) 2025. Pengembaraan Ke-40 Kwartir Cabang Sleman tahun 2025 ini berlangsung selama empat hari sejak Minggu kemarin dan diikuti oleh 656 peserta Pramuka.

BARATA ke 40 ini keberangkatannya dilepas oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (28/12/2025) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sleman secara simbolis menyerahkan tunggul BARATA sekaligus menyematkan tanda peserta kepada perwakilan yang diikuti seluruh peserta BARATA ke-40

Menurut Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Sleman, Mustadi, BARATA ke-40 tahun 2025 merupakan kegiatan perjalanan bakti pramuka penegak dan pramuka pandega Kwartir Cabang Sleman yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Sleman melalui Dewan Kerja Cabang Sleman. Pada tahun ini, BARATA mengambil rute “Jelajah Bhumi Medang”.

Dalam pengembaraan tersebut mereka akan berjalan menyusuri berbagai rusa jalan di Sleman selama empat hari. Pengembaraan ini akan diakhiri dengan merayakan pergantian tahun baru di lapangan denggung Sleman pada hjri Rabu 31 Desember mendatang.

Dalam amanatnya Danang mengatakan bahwa BARATA bukan sekadar perjalanan fisik menapaki rute-rute yang telah ditentukan, tetapi merupakan perjalanan yang bertujuan untuk melatih disiplin, memperkuat karakter, ketangguhan, rasa persaudaraan dan cinta tanah air.

Danang mengajak seluruh peserta untuk mengenal, memahami, sejarah, budaya, kekayaan alam, serta peradaban sekaligus berinteraksi langsung dengan alam, masyarakat, serta seni budaya setempat sehingga menjadikan perjalanan ini sebuah pembelajaran dan pengalaman yang tidak ternilai.

“Yakinlah bahwa setiap langkah yang kalian ambil bukan untuk bersaing satu sama lain, tetapi untuk saling menguatkan, saling mendukung, dan saling belajar,” ujar Danang

Lebih lanjut Danang mengatakan Pramuka yang baik adalah Pramuka yang peduli terhadap sesama dan lingkungan, menjaga kebersihan, melestarikan flora dan fauna, serta menghormati adat dan budaya lokal sekaligus menjadi pionir perubahan positif.

Baca Juga:
Penumpang KA Daop 6 Masa Libur Idul Adha Mencapai 87%

“Tantangan terberat dalam kegiatan ini bukan hanya jarak tempuh fisik, melainkan juga kemampuan kita untuk bekerja sama dan menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin, dengan semangat kekeluargaan, serta rasa tanggung jawab yang tinggi,” pungkas Danang. (Brd)