KULONPROGO – Warga Gedangan di Kapanewon Sentolo, Kulonprogo-DIY keluhkan genangan air di jalan provinsi ruas Sentolo-Pengasih. Masalah ini kerap muncul setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Menurut salah seorang warga setempat, Wagino titik genangan berada di turunan Gedangan, sebelah barat Pasar Sentolo. “Kedalaman air yang cukup tinggi sering memicu kecelakaan lalu lintas,” tutur Wagino di hadapan rombongan Komisi C DPRD DIY, Rabu (1/4/2026).
Ia mengatakan seringkali pengendara mengerem mendadak karena menghindari genangan air. Akibatnya, tabrakan beruntun sering terjadi di lokasi tersebut. “Air dari arah utara sangat deras. Drainase tidak kuat menampung air,” kata Wagino.
Kondisi seperti ini disebutkan sudah berlangsung sejak tahun 2019. Pengendara dari arah timur bahkan ada yang terperosok saat mencoba menghindari air.
Respons DPRD
Anggota Komisi C DPRD DIY, Lilik Syaiful Ahmad saat meninjau lokasi membenarkan adanya masalah pada sistem drainase di titik tersebut. “Drainase tidak memadai sehingga muncul genangan. Ini sangat membahayakan,” kata Lilik.
Untuk itu ia minta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) segera mencari solusi. Lilik menekankan perlunya pengaturan prioritas anggaran, baik untuk perbaikan drainase maupun pemeliharaan jalan.
Janji Perbaikan
Koordinator Lapangan Bidang Bina Marga DPU ESDM DIY, Sigit Sarjono janji memprioritaskan penanganan ini. Pihaknya akan segera melakukan kajian teknis bersama konsultan pengawas.
”Kita prioritaskan karena ini aduan masyarakat. Kami akan cek solusi terbaik agar masalah selesai,” tegas Sigit.
Selain masalah genangan, DPU juga berencana memperbaiki tiga jembatan di ruas yang sama pekan ini. Jembatan tersebut meliputi Jembatan Kalipenten, Kepek 1, dan Kepek 2.
Perbaikan akan menggunakan alat cold milling machine untuk mengelupas aspal lama yang rusak. Setelah itu, akan dilakukan pengaspalan ulang pada lapisan atas jembatan (bams)











