Berita

Hari Kedua Pencarian Bocah Hanyut di Malang, Tim SAR dan Relawan Sisir Sungai hingga Radius 5 Kilometer

Redaksi
×

Hari Kedua Pencarian Bocah Hanyut di Malang, Tim SAR dan Relawan Sisir Sungai hingga Radius 5 Kilometer

Sebarkan artikel ini
Tim SAR dan relawan menggunakan perahu ban bulat untuk menyisir aliran sungai mencari korban hanyut.

KOTA MALANG – Proses pencarian terhadap Rizky Al Fariq (6), bocah yang dilaporkan hanyut di sungai kawasan Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kasin, Kecamatan Sukun, terus berlanjut memasuki hari kedua, Senin (03/03/2026).

Sejak pagi, unsur gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, tim SAR, serta puluhan relawan dikerahkan untuk memperluas area penyisiran. Fokus pencarian diperpanjang hingga radius lima kilometer dari titik awal korban diduga terseret arus pada Minggu (01/03/2026) siang.

Komandan Tim Operasi pencarian, Miftahul Karim, menjelaskan bahwa kondisi sungai menjadi tantangan tersendiri. Arus yang deras, banyaknya cekungan dengan kedalaman diperkirakan lebih dari lima meter, serta lebar sungai yang relatif sempit membuat tim harus menyesuaikan metode pencarian.

“Dikarenakan arus deras dan banyaknya cekungan sungai yang kedalamannya diperkirakan lebih dari lima meter, ditambah ukuran lebar sungai yang cukup sempit, kami terpaksa menggunakan perahu donat,” ujar Karim.

Perahu ban bulat tersebut dinilai lebih fleksibel untuk menjangkau titik-titik sempit dan meminimalkan risiko bagi personel di lapangan.

Selain penyisiran permukaan, tim juga menerapkan metode pencarian sistem pancing menggunakan besi bercabang tiga dengan ujung melengkung untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di dasar sungai.

“Selain itu, ada lima tim yang telah kami sebar untuk memantau di beberapa jembatan dan dam,” tambahnya.

Strategi ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan korban tersangkut di area penahan arus maupun struktur sungai lainnya.

Karim menegaskan, operasi pencarian direncanakan berlangsung selama tujuh hari sesuai prosedur standar. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi untuk memaksimalkan upaya pencarian.

“Operasi pencarian akan berlangsung selama tujuh hari. Kami mohon doa agar korban segera ditemukan dengan kondisi apa pun,” pungkasnya.

Baca Juga:
Polresta Malang Kota Gelar Lomba Mural “Suara Kita”, Jadi Wadah Kreativitas dan Tekan Aksi Vandalisme

Hingga berita ini diturunkan, proses penyisiran masih terus dilakukan secara intensif dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (Junaedi)