Berita

Akhirnya Cair Jelang Lebaran, PDI Perjuangan Apresiasi Perjuangan Pemkab Probolinggo untuk Guru Ngaji

Redaksi
×

Akhirnya Cair Jelang Lebaran, PDI Perjuangan Apresiasi Perjuangan Pemkab Probolinggo untuk Guru Ngaji

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO – Kabar yang dinanti para guru ngaji akhirnya terwujud. Tunjangan yang sempat mengalami keterlambatan kini mulai dicairkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo, Arief Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo beserta jajaran, khususnya Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), atas upaya yang dilakukan hingga pencairan dapat direalisasikan.

Menurutnya, proses pencairan tidak berjalan sederhana. Di tengah keterbatasan waktu menjelang Lebaran, pemerintah daerah tetap berupaya menyelesaikan berbagai kendala administratif, termasuk validasi serta cleansing data agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.

“Saya mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah, terutama teman-teman di Kesra, yang mampu menuntaskan ini di masa-masa injury time. Ini bukan hal mudah, tetapi alhamdulillah bisa terealisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlambatan juga dipengaruhi oleh belum lengkapnya data dari sejumlah pihak di tingkat bawah. Beberapa lembaga, termasuk MWC, disebut masih belum menyerahkan data guru ngaji secara valid, sehingga membutuhkan waktu tambahan untuk proses verifikasi.

Meski demikian, pencairan tunjangan ini dinilai menjadi bukti bahwa dengan komunikasi yang baik dan komitmen pelayanan, persoalan yang kompleks dapat diselesaikan.

Lebih lanjut, Arief Hidayat yang akrab disapa Cak Dayat mengungkapkan bahwa selama ini banyak guru ngaji menyampaikan harapan terkait bantuan tersebut. Oleh karena itu, realisasi pencairan ini membawa kelegaan sekaligus kebahagiaan menjelang Hari Raya.

“Ini adalah bentuk perhatian kepada para guru ngaji yang telah berkontribusi besar dalam membina generasi dan menjaga nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, ia mendorong agar pencairan tahun ini menjadi bahan evaluasi bersama. Ke depan, diharapkan sistem pendataan dan tata kelola dapat diperbaiki agar penyaluran bantuan bisa dilakukan lebih cepat dan tertib.

Baca Juga:
Go Green Carnival 2026 Jadi Rangkaian HARJAKAPRO, Ribuan Pesepeda Ramaikan Genggong

“Ke depan, basis data harus lebih rapi dan sinergi antar pihak diperkuat, sehingga tidak lagi terjadi keterlambatan seperti ini,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa perhatian terhadap guru ngaji tidak semata soal nominal bantuan, tetapi merupakan bentuk penghormatan atas peran penting mereka dalam membangun karakter dan moral masyarakat.

Dengan cairnya tunjangan tersebut, diharapkan para guru ngaji dapat merasakan manfaatnya secara langsung, terlebih di momen penuh berkah menjelang Idulfitri.