KEBUMEN – Jembatan Karanganyar di Kabupaten Kebumen resmi ditutup sementara selama satu bulan, mulai 10 April hingga 10 Mei 2026. Penutupan dilakukan untuk perbaikan konstruksi jembatan yang saat ini dalam kondisi kritis.
Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas di jalur nasional penghubung Gombong–Banyumas dengan Sruweng dialihkan melalui Jalur Lingkar Selatan Selatan (JLSS).
Kasi Lalu Lintas Disperkimhub Kebumen, Sukarno, mengatakan penutupan dilakukan setelah melalui koordinasi lintas sektor dan survei kondisi jembatan serta jalur alternatif.
Kendaraan besar dari arah timur, seperti Ketawang dan Purworejo, diarahkan melintasi JLSS. Sementara kendaraan kecil masih diperbolehkan melalui Jalan Daendels.
Untuk arus dari jalur tengah, kendaraan dialihkan melalui ruas Guyangan–Petanahan. Dari JLSS, kendaraan selanjutnya menuju Simpang Puring atau Buayan, lalu keluar di Simpang Tiga Sangkal Putung untuk kembali ke jalur nasional. Rekayasa ini juga berlaku bagi kendaraan dari arah Cilacap dan Banyumas menuju Yogyakarta.
Petugas telah memasang rambu-rambu penunjuk arah di sejumlah titik untuk membantu kelancaran arus lalu lintas selama masa penutupan.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas serta memperhitungkan waktu perjalanan, terutama bagi pekerja dan pelajar, karena jarak tempuh menjadi lebih jauh.
Pantauan Sabtu (11/4) menunjukkan pengendara sepeda motor dan mobil minibus masih dapat melintas melalui jembatan darurat yang berada di sisi jembatan utama. (trs)











