Portal DIY

Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Lempuyangan

Portal Indonesia
×

Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Lempuyangan

Sebarkan artikel ini

 

​YOGYAKARTA – PT KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta memperkuat komitmennya dalam menciptakan ruang publik yang aman bagi perempuan. Memanfaatkan momentum Hari Kartini, Daop 6 menggelar sosialisasi dan kampanye anti pelecehan seksual di Stasiun Lempuyangan, Rabu (22/4/2026).

​Bekerja sama dengan komunitas pecinta kereta api, Semboyan Satoe Community, aksi ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif. Mulai dari penandatanganan petisi dukungan, pembagian bunga mawar sebagai simbol perlindungan, hingga pembagian pin kampanye kepada para penumpang.

​Keberanian Melapor

​Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif agar pelanggan berani bertindak jika melihat atau mengalami tindakan pelecehan.

​Momentum Hari Kartini kami maknai sebagai pengingat pentingnya menghadirkan ruang publik yang aman, khususnya bagi perempuan. “Kami ingin mengedukasi pelanggan agar berani bersuara, melapor, dan tidak ragu meminta pertolongan,” ujar Feni.

​Sanksi Tegas

​KAI menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan seksual di lingkungan kereta api. Feni menyebutkan bahwa sanksi administratif yang disiapkan sangat berat bagi para pelanggar.

​Sanksi administrasi: Pelaku yang terbukti bersalah akan masuk dalam daftar hitam (blacklist).

​Larangan bepergian: Pelaku dilarang menggunakan jasa KA dalam jangka waktu tertentu hingga permanen.

​Pendampingan korban: KAI berkomitmen memberikan pendampingan penuh bagi korban, termasuk dalam proses hukum.

​Fitur Khusus

​Selain pengamanan di lapangan, KAI juga telah mengintegrasikan perlindungan melalui teknologi. Saat ini, aplikasi Access by KAI menyediakan fitur Female Seat Map. Fitur ini memungkinkan pelanggan perempuan melihat posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang lain, sehingga mereka dapat memilih kursi yang dirasa paling nyaman dan aman.

​Melalui kampanye ini, Daop 6 Yogyakarta berharap layanan transportasi kereta api tidak hanya unggul dalam ketepatan waktu, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjunjung nilai kemanusiaan dan perlindungan terhadap seluruh pelanggan (bams)

Baca Juga:
Mudik Sambil Tukar Uang Baru di Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan