PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pasuruan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X yang berlangsung di kantor sekretariat DPC, Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Minggu (3/5/2026) malam.
Mengusung tema “Perkuat Solidaritas Partai Wujudkan Kemenangan di Pemilu 2029”, forum ini menjadi momentum penting bagi PPP untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan ke depan.
Hasilnya, seluruh peserta Muscab secara aklamasi menyepakati Gus Abd. Aziz kembali memimpin DPC PPP Kota Pasuruan untuk periode 2026–2030. Keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinannya.
Muscab turut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur, di antaranya Ketua DPW Arif Winarko, Sekretaris M. Zainul Arifin, serta Bendahara Hj. Umil Sulistyaningsih, bersama pengurus lainnya.
Selain itu, hadir pula pengurus DPC demisioner, jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dari empat kecamatan, serta badan otonom partai.
Dalam sambutannya, Gus Aziz menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus yang telah memberikan dukungan selama masa kepemimpinannya. Ia juga mengajak seluruh elemen partai untuk terus solid membesarkan PPP di Kota Pasuruan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan semua pihak. Ke depan, mari kita terus berjuang bersama untuk memperkuat PPP di Kota Pasuruan,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinannya pada periode sebelumnya, PPP Kota Pasuruan mencatat peningkatan signifikan dalam perolehan suara. Dari sekitar 3 ribu suara pada Pemilu 2019 dengan satu kursi DPRD, meningkat menjadi sekitar 7 ribu suara dan dua kursi pada Pemilu 2024.
Tak hanya itu, pembenahan internal partai juga terlihat dari berdirinya kantor sekretariat DPC yang lebih representatif.
Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, menyatakan bahwa Muscab merupakan mekanisme rutin dalam organisasi partai untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan elektoral.
Ia optimistis PPP Kota Pasuruan mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD pada pemilu mendatang.
“Kami menargetkan empat kursi DPRD, masing-masing satu kursi di setiap daerah pemilihan. Dengan kerja bersama, target itu sangat mungkin dicapai,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muscab, A. Khairul Fattah, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diikuti penuh oleh peserta dari awal hingga akhir.
Dalam proses pleno, sempat muncul sejumlah nama kandidat dari unsur PAC dan rekomendasi DPW. Namun, dinamika forum mengarah pada satu keputusan bulat, yakni kembali mengusung Gus Aziz sebagai ketua.
“Seluruh peserta musyawarah sepakat dan meminta secara aklamasi agar Gus Aziz kembali memimpin DPC PPP Kota Pasuruan,” ujarnya.
Muscab X pun ditutup dengan doa dan ramah tamah antar pengurus, menandai awal baru bagi PPP Kota Pasuruan dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.











