Portal Sumsel

Bahaya Mengintai di Jalan Tengkuruk Permai 16 Ilir, Aspal Rusak Picu Kecelakaan

Portal Indonesia
×

Bahaya Mengintai di Jalan Tengkuruk Permai 16 Ilir, Aspal Rusak Picu Kecelakaan

Sebarkan artikel ini

 

PALEMBANG — Kondisi Jalan Tengkuruk Permai kawasan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, dikeluhkan warga akibat mengalami kerusakan dan berlubang selama kurang lebih dua bulan terakhir.

Jalan tersebut kini dinilai membahayakan pengendara karena banyak pengendara motor maupun bentor mengalami kecelakaan saat melintas.

Salah satu warga setempat, Epen, mengatakan sebelum jalan tersebut diaspal sebenarnya terdapat lubang pembuangan air di lokasi tersebut. Namun setelah dilakukan pengaspalan, lubang pembuangan air itu justru ditutup secara asal sehingga membuat kualitas jalan cepat rusak.

“Dulu sebelum diaspal di sini ado pembuangan banyu. Nah pas jalan ini diaspal, lubang pembuangan air itu malah ditutup wong yang ngasal. Aspalnyo jugo dak bagus, jadi jalan cepat rusak dan berlubang,” ujar Epen kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung sekitar dua bulan dan hingga kini belum ada perbaikan serius dari pihak terkait. Kondisi itu membuat warga khawatir karena jalan yang berlubang cukup membahayakan, terutama pada malam hari dan saat hujan turun.

“Sudah banyak yang jatuh di sini, bentor samo motor sering kecelakaan gara-gara jalan rusak ini,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Kota Palembang dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen dengan kualitas pengerjaan yang baik. Selain itu, masyarakat juga meminta agar saluran atau pembuangan air di lokasi tersebut diperhatikan supaya kerusakan jalan tidak terus terulang.

Masyarakat menghimbau pemerintah agar lebih serius melakukan pengawasan terhadap pengerjaan infrastruktur jalan sehingga tidak ada lagi pekerjaan yang dilakukan secara asal dan akhirnya merugikan masyarakat pengguna jalan. (Adi)

Baca Juga:
Pengunjung DA Club 41 Diduga Dikeroyok Sekuriti dan Saudara Kandungnya, Satu Orang Tewas