BANYUMAS – Kabupaten Banyumas kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dua pelajar terbaik daerah ini berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Tengah pada 17–20 Mei 2026.
Kedua pelajar tersebut adalah Dimas Bagus Radithya dari SMA Negeri 1 Purwokerto dan Sheenaz Raisha Windriya dari SMA Negeri 1 Banyumas. Prestasi yang diraih keduanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan dan generasi muda Banyumas.
Tak hanya berhasil lolos di tingkat provinsi, Dimas Bagus Radithya bahkan mencatatkan capaian luar biasa dengan meraih peringkat pertama peserta putra terbaik se-Jawa Tengah.
Atas pencapaian tersebut, Dimas berhak melanjutkan perjuangan pada seleksi Calon Paskibraka Tingkat Nasional sebagai wakil Provinsi Jawa Tengah.
Seleksi Paskibraka tingkat provinsi tahun ini diikuti oleh perwakilan terbaik dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, baik putra maupun putri. Para peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan komprehensif, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hingga penilaian kepribadian.
Berdasarkan hasil akhir seleksi, Dimas menunjukkan performa yang sangat impresif di seluruh aspek penilaian. Ia meraih nilai sempurna pada Tes Wawasan Kebangsaan dan kesehatan, masing-masing 100 poin. Sementara pada Tes Intelegensi Umum memperoleh nilai 90, kesamaptaan 93,40, PBB 90, dan kepribadian 85.
Di sisi lain, Sheenaz Raisha Windriya juga tampil gemilang dengan menempati peringkat kedelapan dari 35 peserta putri tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sheenaz memperoleh nilai TWK 85, TIU 95, kesehatan 100, kesamaptaan 89, PBB 84, dan kepribadian 81.
Hasil tersebut menempatkannya sebagai salah satu peserta putri terbaik yang mampu menunjukkan keseimbangan antara kemampuan akademik, fisik, disiplin, dan karakter selama proses seleksi berlangsung.
Keberhasilan dua pelajar Banyumas ini menjadi bukti bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Selain menjadi kebanggaan sekolah dan keluarga, capaian ini juga diharapkan dapat memotivasi pelajar lain untuk terus mengembangkan kemampuan, kedisiplinan, serta semangat nasionalisme. (trs)











