Portal DIY

Kirab Budaya Tresna Pancasila 2026 Gaungkan Patriotisme dan Cinta Tanah Air di Yogyakarta

Portal Indonesia
×

Kirab Budaya Tresna Pancasila 2026 Gaungkan Patriotisme dan Cinta Tanah Air di Yogyakarta

Sebarkan artikel ini

 

YOGYAKARTA – Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan kebudayaan. Ajakan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Kirab Budaya Tresna Pancasila 2026 yang akan digelar pada 6 Juni 2026 dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno.

Eko mengatakan Kirab Budaya Tresna Pancasila merupakan bagian dari upaya membangun pembatinan dan penghayatan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan bangsa, mulai dari intoleransi, radikalisme, kejahatan jalanan yang melibatkan pelajar, hingga praktik korupsi dan suap.

Diharapkan melalui Kirab Budaya Tresna Pancasila ini menjadi ruang kebudayaan untuk melakukan pembatinan terhadap Pancasila dalam praktik kehidupan sehari-hari. “Kata ‘tresna’ merepresentasikan kecintaan yang mendalam, keikhlasan, kesukarelaan, dan semangat rela berkorban sebagaimana dicontohkan para pendiri bangsa,” kata Eko kepada pers di DPRD DIY, Kamis (4/6/2026).

Yogyakarta disebutkan berperan besar dalam sejarah bangsa. Selain pernah menjadi ibu kota Republik Indonesia pada masa revolusi, sejumlah tokoh asal Yogyakarta juga terlibat dalam perumusan dasar negara.

“Pada masa revolusi, Yogyakarta menjadi ibu kota Republik Indonesia. Banyak tokoh dari Yogyakarta yang ikut berperan dalam perumusan Pancasila, seperti Ki Bagus Hadikusumo, Ki Hajar Dewantara, dan tokoh-tokoh lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, DPRD DIY bersama pemerintah daerah terus menggelorakan nilai-nilai Pancasila melalui implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Selain program Sinau Pancasila yang telah berjalan sejak 2017, tahun ini juga kembali digelar Sinau Bhinneka Tunggal Ika yang menyasar pelajar SMA dan SMK di DIY.

“Kita harus membangun kesadaran ideologi Pancasila secara utuh. Karena bertuhan, kita tidak boleh intoleran, harus mengembangkan tenggang rasa, menolak korupsi, serta tidak mentoleransi terorisme dan radikalisme,” tegasnya.

Baca Juga:
Perkuat Hubungan Bilateral, Inggris Dorong Pembangunan Inklusif di Yogyakarta

Kirab akan dimulai pukul 14.30 WIB dari halaman DPRD DIY di Jalan Malioboro Nomor 54. Peserta akan berjalan menyusuri Malioboro, kawasan Titik Nol Kilometer, hingga berakhir di depan Taman Pintar.

Sedikitnya 15 kelompok dipastikan ikut serta dalam kirab tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur, antara lain Paskibraka DIY, Dimas Diajeng DIY, marching band, paguyuban bergada, sanggar seni, komunitas sepeda onthel, dan sejumlah kelompok budaya lainnya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat Yogyakarta.

Perwakilan Paskibraka DIY 2022, Hana Nurkita Sakti, mengatakan keterlibatan generasi muda dalam kirab menjadi bagian dari upaya menanamkan karakter dan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

“Paskibraka harus menjadi pionir yang berkarakter Pancasila dan mampu merangkul teman-temannya untuk terus menjaga persatuan,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Dimas Diajeng DIY 2025, Rizki Nursetio Nugroho, menilai kegiatan tersebut penting untuk mengingatkan generasi muda terhadap sejarah perjuangan bangsa dan pesan Bung Karno agar tidak melupakan sejarah.

“Generasi muda perlu terus menghidupkan kembali semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi persatuan bangsa sekaligus memahami sejarah perjuangan para pendiri negara,” ujarnya.

Selain kirab budaya, panitia juga akan meluncurkan buku Sinau Pancasila sebagai bagian dari upaya memperluas pendidikan kebangsaan kepada masyarakat.

Eko menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengatur arus lalu lintas selama pelaksanaan kirab. Meski berpotensi menimbulkan kepadatan di kawasan Malioboro, ia berharap masyarakat dapat turut menyaksikan dan menikmati kemeriahan acara tersebut.

“Harapan kami, Kirab Budaya Tresna Pancasila dapat menjadi agenda tahunan yang terus menggelorakan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” tandasnya (bams)

Baca Juga:
Waspada Hujan di Momen Lebaran